Ciri-Ciri Sabun Palsu Yang Beredar || Characteristics of Circulating Fake Soap

ciri-ciri sabun palsu

Ciri-Ciri Sabun Palsu Yang Beredar || Characteristics of Circulating Fake Soap


      Para Anggota Polres Jakarta Utara mengungkap satu unit ruko yang digunakan untuk industri rumah tangga. Sayangnya, pabrik rumahan itu memproduksi sabun kecantikan palsu bermerek 'Temulawak Transparant Whitening Beauty Soap'.

Polisi menggerebek ruko yang berada di Perumahan Villa Kapuk Mas Blok F7 No 12A, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (8-6-2015) malam. Pemilik pabrik itu adalah KW alias A yang kini mendekam di balik jeruji besi kantor polisi.

Sabun yang dibuat oleh 9 pegawai KW memiliki ciri-ciri berwarna oranye transparan, berbentuk oval dan mengeluarkan wangi parfum yang sangat menyengat. Beragam jenis kimia digunakan untuk membuat sabun tak berizin BPOM itu, seperti coustik soda, stearic acid, parfum, proplin grikol, pewarna dan minyak goreng.

Pabrik rumahan itu mampu memproduksi 1.000 batang per hari dengan omzet puluhan juta rupiah. Polisi pun mengingatkan masyarakat untuk menjadi konsumen produk kecantikan yang cerdas dengan cara melihat tanda izin BPOM yang tertera pada kemasan.

‎"Kepada masyarakat, khususnya para perempuan yang ingin membeli barang kosmetik, agar memperhatikan bahan-bahan yang tertera di kemasan serta memperhatikan apakah ada izin edar kosmetik dari BPOM dan Dinas Kesehatan atau tidak," ujar Kasat Reskrim Polres Jakarta Utara AKBP Azhar Nugraha di lokasi ruko tersebut.

KW dijerat oleh UU Kesehatan, UU Perdagangan, UU Perindustrian dan UU Perlindungan Konsumen untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Diduga KW telah memasarkan produknya ke tengah masyarakat.

"Sudah diperjualbelikan di sekitar Asemka, Jakarta Barat," ucap Azhar..


        Members of the North Jakarta police uncover a shop unit is used for domestic industry. Unfortunately, the home-based factory producing fake beauty soap brand 'Ginger Transparent Whitening Beauty Soap'.

Police raided the shop which is located in Villa Kapuk Mas Housing Block F7 No. 12A, Penjaringan, North Jakarta, Monday (8-6-2015) night. The factory owner is KW alias A are now languishing behind bars police station.

Soaps made by 9 employees KW has the characteristics of transparent orange, oval shaped and emit a very pungent perfume. Various types of chemicals used to make soap unlicensed BPOM, as coustik soda, stearic acid, perfume, proplin grikol, dyes and cooking oil.

Home factory was capable of producing 1,000 cigarettes per day with a turnover of tens of millions of dollars. Police also reminded the public to be a smart consumer beauty products by looking at the sign permit BPOM indicated on the packaging.

"To the people, especially the women who want to buy cosmetics, to pay attention to the ingredients listed on the packaging as well as pay attention to whether there is a cosmetic marketing authorization from BPOM and the Department of Health or not," said North Jakarta Invisible Criminal Police Superintendent Azhar Nugraha on location the shop.

KW snared by the Health Law, the Law on Trade, Industry Act and the Consumer Protection Act to account for his actions. KW allegedly has been marketing its products to the community.

"It sold around Asemka, West Jakarta," said Azhar ..



Biasakan || Used to :
1.Comment
2.Like
3.Share

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Ciri-Ciri Sabun Palsu Yang Beredar || Characteristics of Circulating Fake Soap"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel