Masjid Kubah Emas Depok || Golden Dome Mosque Depok

masjid kubah emas depok

Masjid Kubah Emas Depok


Masjid Dian Al Mahri ini diresmikan pada tanggal 31 Desember 2006 dan bertepatan dengan pelaksanaan sholat Idul Adha 1427 H oleh pendirinya Ibu Hj Dian Juriah Maimun Al Rasyid dan juga Bapak Drs H. Maimun Al Rasyid. Masjid ini disebut juga dengan nama Masjid Kubah Emas, sesuai dengan ciri khasnya yaitu terdapat pada kubahnya yang berlapiskan emas.

Masjid ini memang memakai unsur material logam emas dengan 3 teknik pemasangan :

Pertama, serbuk-serbuk emas (prada) yang terpasang pada mahkota/pilar.
Kedua gold plating yang berada pada lampu gantung, ralling tangga mezanin, pagar mezanin, ornament kaligrafi yang berisi kalimat tasbih pada pucuk langit-langit kubah dan ornament dekoratif diatas mimbar mihrab.
Ketiga gold mozaik solid yang berada pada kubah utama serta kubah menara.
Masjid yang memiliki luas 8000m2 ini di bangun diatas tanah seluas 70 Hektar, dan juga merupakan bagian dari konsep pengembangan sebuah kawasan yang terpadu dan diberi nama Kawasan Islamic Center Dian Al-Mahri. Kawasan masjid ini juga sering disebut sebagai sebuah kawasan masjid yang termegah di Asia Tenggara. Masjid ini mampu untuk menampung sekitar 15.000 jamaah untuk pelaksanaan sholat dan juga sekitar 20.000 jamaah untuk pelaksanaan majelis taklim.

Ruang utama dari masjid ini berukuran 45×57 meter yang dapat menampung 8.000 jamaah. Masjid ini memiliki 6 minaret yang berbentuk segi enam dan tingginya masing-masing 40 meter. Ke 6 minaret ini dibalut dengan granit berwarna abu-abu yang berasal dari itali dengan ornamen yang melingkar. Pada puncak minaret terdapat sebuah kubah yang berlapiskan mozaik emas 24 karat.

Kubah masjid ini mengacu pada kubah yang digunakan di masjid-masjid dari Persia dan India yang dibalut dengan mozaik berlapiskan emas 24 karat yang materialnya didatangkan langsung dari Itali. Pada langit-langit nya kubah terdapat sebuah lukisan langit yang warnanya dapat berubah sesuai dengan warna langit pada waktu-waktu sholat. Hal ini mungkin menggunakan sebuah teknologi tata cahaya yang memang diprogram dengan bantuan komputer.


Kawasan Masjid Kubah Emas Dian Al Mahri ini di dalam perkembangannya sudah menjelma sebagai salah satu tujuan wisata religi umat islam. Kawasan Masjid ini pada setiap akhir pekan dan hari libur banyak dikunjungi yang tidak kurang dari sekitar 50.000 jama`ah.

Dian Al-Mahri Mosque was inaugurated on December 31, 2006 and coincides with the implementation of the Eid al-Adha 1427 H by its founder Mrs. Hj Dian Juriah Maimonides Al Rashid and also Drs H. Maimon Al Rashid. This mosque is also called the Golden Dome Mosque, in accordance with the trademark that is contained in a gold-plated dome.

This mosque was wearing a gold metallic material element with 3 mounting technique:
First, powders of gold (prada) mounted on the crown / pillar.

Both gold plating which is on the chandelier, ralling mezzanine stairs, railings mezzanine, calligraphy ornament containing rosary sentence on top of the vaulted ceilings and decorative ornament onstage mihrab.

The third solid gold mosaics that are on the main dome and dome tower.

The mosque, which has an area of ​​8000m2 is built on a land area of ​​70 hectares, and is also part of the concept of integrated development of a region and named Region Islamic Center Dian Al-Mahri. The shrine is also often referred to as a region grandest mosque in Southeast Asia. The mosque is able to accommodate about 15,000 worshipers to prayer and also the implementation of about 20,000 pilgrims for the implementation of taklim.

The main hall of the mosque, measuring 45 × 57 meters which can accommodate 8,000 worshipers. The mosque has six minarets shaped hexagon and height each 40 meters. To 6 minaret is clad with gray granite originating from italy with a circular ornament. At the height of the minaret there is a dome which is covered with 24 carat gold mosaic.

This refers to the dome of the mosque dome used in the mosques of Persia and India were wrapped with 24-carat gold-plated mosaic that material imported directly from Italy. At its domed ceiling there is a painting of the sky whose color can be changed according to the color of the sky at times of prayer. It is possible to use a lighting technology that is programmed with the help of computers.

Golden Dome Mosque neighborhood Dian Al-Mahri in its development has emerged as one of the destinations of religious Muslims. This mosque region on weekends and holidays visited no less than about 50,000 jama`ah.



Video Masjid Kubah Emas Depok || Golden Dome Mosque Depok :

                                                         Masjid Kubah Emas Depok
           




Biasakan || Used to:
1.Comment
2.Like
3.Share
Artikel Terkait:
Disqus Comments