Sunday, October 25, 2015

Gamelan Toetoel - Cara Canggih Bermain Gamelan || Sophisticated Ways to Play Gamelan

Gamelan Toetoel - Cara Canggih Bermain Gamelan || Sophisticated Ways to Play Gamelan

Gamelan Toetoel - Cara Canggih Bermain Gamelan || Sophisticated Ways to Play Gamelan

              Gamelan sudah pasti bukan istilah asing di telinga kita. Apalagi, kini, kita sedang gempar-gemparnya pelestarian budaya Indonesia agar tidak dicuri oleh orang asing. Alat musik yang dikembangkan sejak zaman kerajaan Majapahit ini merupakan serangkaian dari beberapa alat musik tradisional, seperti kendang, bonang, bonang penerus, demung, saron, peking, kenong dan kethuk, slenthem, gender, gong, gambang, rebab, siter, suling, serta kempul yang dibunyikan secara bersamaan.

Kata gamelan berasal dari bahasa Jawa ”gamel” yang berarti memukul/menabuh, diikuti akhiran ”-an” yang menjadikannya kata benda.

Meskipun hanya dikembangkan di Pulau Jawa, Madura, Bali, dan Lombok, tidak sedikit masyarakat di dunia ingin memainkan gamelan. Terbukti di negeri Paman Sam terdapat American Gamelan Institute. Lembaga itu didirikan tahun 1981 di California, Amerika Serikat, khusus untuk mendokumentasikan pertunjukan seni gamelan.

Namun, gamelan bukanlah alat musik favorit masyarakat yang dapat dimainkan di mana saja dan kapan saja, seperti gitar, harmonika, dan pianika. Kisaran harga Rp 85.000.000 untuk satu set gamelan kuningan dengan berat lebih kurang 3 ton menjadikan alasan mengapa sedikit orang yang memiliki dan memainkan gamelan. Dewasa ini gamelan hanyalah sebuah nama dan budaya yang tercatat, tetapi secara aplikasi sudah punah di telinga kita.

Ide kreatif

Era modernisasi merupakan era di mana teknologi yang berkembang pesat dapat mengatasi kesulitan manusia dalam melakukan banyak hal, termasuk memudahkan masyarakat memainkan alat musik yang kurang praktis.

Pada 2011, munculah ide kreatif dan inovatif dari Reza Hadafi, Afrizal, Aang Pamuji, Farandi Kusumo, dan Respati Loy Amanda. Mereka adalah mahasiswa Teknik Elektro Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, yang dapat memperkenalkan gamelan kepada masyarakat luas secara praktis, efisien, dan ekonomis, yaitu dengan menciptakan software Gatoel (Gamelan Toetoel) pada OS Android.

Hanya bermodalkan perangkat telepon pintar, dengan Gatoel kita dapat memainkan tujuh macam alat musik gamelan, yaitu demung, saron, peking, slentem, kempul, bonang penerus, dan bonang barung dengan dua macam tangga nada, yaitu pelog dan slendro. Cara memainkannya adalah dengan mengeklik gambar macam alat musik yang kita inginkan, kemudian akan muncul suara dari alat musik yang kita tekan tersebut.

Peranti lunak (software) yang dikembangkan oleh Laboratorium B201 Computer and Telematics Engineering Teknik Elektro ITS ini memiliki tampilan berupa gambar tiga dimensi yang menyerupai gamelan asli agar menarik banyak pengguna.

”Jadi, para pengguna bisa merasakan bermain gamelan yang sebenarnya memainkan Gatoel ini,” tutur Aang. Sangat menarik. Kita bisa memainkan alat musik tradisional tanpa harus memiliki alatnya. Cukup memiliki Peranti lunaknya saja

Untuk inovasi selanjutnya, program yang menjadi finalis Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional Ke-25 yang diselenggarakan Juli ini akan dibuat aplikasi berupa game. ”Kalau sekarang ada Guitar Hero, selanjutnya mungkin akan ada Gatoel Hero,” lanjut Aang.

Dengan mudah dan tanpa dipungut biaya, kita dapat mencicipi aplikasi Gatoel dengan mengunduhnya pada alamat http://bit.ly/OIjFMj.


         Gamelan is definitely not a term foreign to our ears. Moreover, now, we are in an uproar-gemparnya Indonesian cultural preservation order not to be stolen by strangers. Musical instruments developed since the era of the Majapahit kingdom is a series of several traditional musical instruments, such as drums, bonang, bonang successor, demung, saron, peking, kenong and kethuk, slenthem, gender, gong, xylophone, fiddle, zither, flute, and kempul are sounded simultaneously.

The word comes from the Javanese gamelan "gamel" which means hitting / beating, followed by the suffix "-an" which makes the noun.

Although only developed in Java, Madura, Bali, and Lombok, not a few people in the world want to play the gamelan. Proven in the land of Uncle Sam are American Gamelan Institute. The agency was founded in 1981 in California, the United States, specifically to document the art of gamelan performances.

However, the orchestra is not the public's favorite musical instrument that can be played anywhere and anytime, such as guitar, harmonica, and pianika. Price range of $ 85 million for a set of gamelan brass, weighing approximately 3 tons makes the reasons why few people have and play the gamelan. Today gamelan just a name and a culture that was recorded, but the application is already extinct in our ears.

Creative ideas

Modernization era is an era where technology is rapidly evolving human can overcome difficulties in doing many things, including easier for people to play musical instruments that are less practical.

In 2011, came the creative and innovative ideas from Reza Hadafi, Afrizal, Aang Pamuji, Farandi Kusumo, and Respati Amanda Loy. They are students of Electrical Engineering Institute of Technology, Surabaya, which can introduce gamelan to the public in a practical, efficient, and economical, ie by creating software Gatoel (Gamelan Toetoel) on the Android OS.

Only with a smart phone device, with Gatoel we can play seven different gamelan musical instruments, namely demung, saron, peking, slentem, kempul, bonang successor, and bonang barung with two kinds of scales, namely pelog and slendro. How to play it is to click pictures of musical instruments that we want, then there will be the sound of a musical instrument that we press them.

Software (software) developed by the Laboratory B201 Computer and Telematics Engineering Electrical Engineering ITS has the appearance of a three-dimensional image that resembles the original gamelan in order to attract more users.

"So, the user can feel the actual playing gamelan Gatoel play this," said Aang. Very interesting. We can play traditional instruments without the need to have the tools. The software has just enough

For a further innovation, the program became a finalist of the National Student Science Week All 25 were held this July will be made in the form of gaming applications. "If now there is Guitar Hero, then there will probably be Gatoel Hero," said Aang.

Easily and free of charge, we can try to download the application Gatoel http://bit.ly/OIjFMj address.



Biaskan||Used to:
1.Comment
2.Like
3.Share


Seseorang yang ingin membagi pengalaman dan ilmu yang berguna untuk para pembaca FajarYusuf.Com :)

Cobalah untuk memilih Pelajaran Pemrograman dan belajar dari Materi Pertama
EmoticonEmoticon


TENTANG SITUS

SITUS INI ADALAH SITUS PEMBELAJARAN PEMROGRAMAN DAN JUGA PEMAHAMAN TERHADAP TEKNOLOGI KOMPUTER. KALIAN BISA MENGIKUTI PEMBELAJARAN PEMROGRAMAN DENGAN BERTAHAP PADA MATERI YANG SUDAH SAYA SEDIAKAN, JIKA ADA MATERI YANG MEMBINGUNGKAN SILAKAN LAKUKAN KOMENTAR PADA MATERI YANG ANDA TANYAKAN ATAU KALIAN BISA MENGHUBUNGI SAYA DIHALAMAN KONTAK.

https://smallseotools.com/