Wednesday, October 28, 2015

Museum Pembela Tanah Air || Defenders of the Homeland Museum

Museum Pembela Tanah Air || Defenders of the Homeland Museum

Museum Pembela Tanah Air || Defenders of the Homeland Museum



       Siapa yang menyangka kota Bogor mempunyai aset sejarah di Museum Pembela Tanah Air dimana para pejuang tentara negara kita berawal dari kota Bogor. Sering melewati jalan jendral sudirman Bogor ? pasti kamu tau dan sering melihat museum ini.

Jenderal Sudirman, Letnan Supriyani, dan tokoh-tokoh PETA (Pembela Tanah Air) dibina menjadi pribadi tangguh di kota tempat beraneka-ragam tempat wisata kuliner dan liburan, Ini adalah salah sau dari beberapa museum yang ada di kota hujan ini seperti Museum Perjuangan, Zoologi, Tanah, Enobotani, Herbarium, Mobil & Keramik, Dll.

Museum Pembela Tanah Air dibangun mulai 14 November 1993. Butuh waktu sekitar 2 tahun untuk menyelesaikannya. Museum ini diresmikan oleh Presiden Soeharto pada 18 Desember 1995. Sedikit info untuk kamu yang ingin berkunjung ke Museum Peta, ada prosedur yang harus kita jalani, yaitu mengajukan surat permohonan izin berkunjung kepada Kepala Monumen dan Museum PETA DISJARAHAD (PASIMONMUS PETA). Sebaiknya pengajuan disampaikan minimal 1 minggu sebelum kamu dan rombongan tiba. Untuk rombongan, minimal diikuti oleh 10 orang peserta. Museum buka setiap hari Senin sampai dengan Jum’at, pada pukul 08.00 sampai dengan 14.30 WIB. Khusus untuk hari Sabtu, Minggu, dan Hari Besar nasional, Museum ditutup untuk umum. Untuk kunjungan khusus pada hari-hari yang diliburkan ini, bisa saja asal melakukan koordinasi sebelumnya dengan pihak pengelola Museum. Jadi ingat waktu saya SD dulu study tour ke museum ini, kalian yang bersekolah dasar di Bogor pasti pernah study tour ke museum ini, Kebun Raya, atau ketempat wisata yang familiar di kota Bogor ini.

Ohiya pada dinding yang berbentuk setengah lingkaran tercantum nama-nama perwira tentara PETA dari seluruh Jawa, Madura dan Bali, serta Sumatera loh. Pada bagian luar dinding monumen, telah dibuat relief sejarah PETA. Sedangkan di dalam dua ruangan museum terdapat 14 diorama dengan adegan-adegan dari jalannya sejarah PETA dalam perjuangan menuju kemerdekaan Tanah Air. Adegan-adegan ini berbentuk tiga dimensi dan didukung dengan suara yang melatarbelakangi suasana kejadian-kejadian yang diwujudkan oleh masing-masing diorama. Salah satunya menggambarkan suasana saat Bung Karno sedang mengucapkan pidato pada rapat raksasa dihadapan massa rakyat yang memadati lapangan Ikada Jakarta. Dalam rapat raksasa itu, para pemimpin republik dikawal diantaranya oleh BKR Jakarta Raya pimpinan mantan Komandan Peleton PETA M. Moekmin.

Pada era ini menipisnya minat kaula muda yang semakin berkurang untuk berkunjung atau berlibur ke tempat tempat wisata bersejarah di bogor karna berjamurnya Mall, Cafe dan tempat tempat Hangout yang lebih ramai pengunjung dan hiburan yang lebih masa kini. Sedih apabila jika generasi yang tidak ber-regenerasi lambat laun akan mengakibatkan semakin tidak terawatnya aset aset sejarah dan juga cinta dengan tanah air kita gaes.

Monumen dan Museum Pembela Tanah Air merupakan sebuah museum yang baik untuk dikunjungi, agar menyegarkan ingatan mengenai peran dan pentingnya pendidikan kemiliteran dalam mendukung perjuangan politik menegakkan kemerdekaan RI.


      Who would have thought the city of Bogor has assets of history at the Museum of Homeland Defense, where the fighters of our country's soldiers came from the city of Bogor. Often through Jalan Sudirman Jakarta  sure you know and often see this museum.

Sudirman, Lt. Supriyani, and figures PETA (Defenders of the Homeland) is built into private respite in the city where diverse culinary tour and vacation, sau This is one of the few museums in the city such as the Museum of Struggle rain, Zoology Land, Enobotani, Herbarium, Cars & Ceramic, Etc.

Defenders of the Homeland Museum was built starting 14 November 1993. It took about 2 years to complete. The museum was inaugurated by President Soeharto on 18 December 1995. A little info for those of you who want to visit the Museum District, there are procedures that we must live, they made a request for permission to pay a visit to the Head of Monuments and Museums MAP DISJARAHAD (PASIMONMUS PETA). Submissions should be submitted at least one week before you and his entourage arrived. For groups, followed by a minimum of 10 participants. The Museum is open Monday to Friday, at 08.00 to 14.30. Especially for Saturdays, Sundays, and national holidays, the museum is closed to the public. For a special visit in the days that were closed this could have been derived previously coordinated with the manager of the Museum. So remember when I first elementary study tour to this museum, you who go to school in Bogor policy must have a study tour to this museum, botanical gardens, or the familiar tourist place in the city of Bogor.

The way in which semicircular wall listed the names of all the army officers PETA Java, Madura and Bali, and Sumatra tablets. On the outside wall of the monument, has made history PETA relief. While in the two rooms of the museum there are 14 dioramas with scenes from the course of history PETA to the independence struggle of the country. These scenes form a three-dimensional sound and supported by underlying atmosphere of the events created by each diorama. One of them described the atmosphere as Bung Karno was making a speech at a mass rally in front of the people who crowded field Ikada Jakarta. During the rally, the leaders of the republic of which is controlled by BKR Jakarta Raya led by former Platoon Commander M. Moekmin PETA.

Lack of interest in this era of diminishing young people to visit or vacation to the city's historic sights in london because moldy Mall, Cafe and a hangout more visitors and more entertainment today. Sad when the generation that did not air regeneration sooner or later will lead to increasingly tended its property assets and is also in love with our homeland gaes.

Memorial and Museum Homeland Defense is a good museum to visit, in order to refresh your memory about the role and importance of military education in support of the political struggle to uphold the independence of Indonesia.




Video Museum Pembela Tanah Air :




Biasakan || Used to:
1.Comment
2.Like
3.Share


Reviewer: FajarYusuf.Com
ItemReviewed: Museum Pembela Tanah Air || Defenders of the Homeland Museum

Seseorang yang ingin membagi pengalaman dan ilmu yang berguna untuk para pembaca FajarYusuf.Com :)

TENTANG SITUS

SITUS INI ADALAH SITUS PEMBELAJARAN PEMROGRAMAN DAN JUGA PEMAHAMAN TERHADAP TEKNOLOGI KOMPUTER. KALIAN BISA MENGIKUTI PEMBELAJARAN PEMROGRAMAN DENGAN BERTAHAP PADA MATERI YANG SUDAH SAYA SEDIAKAN, JIKA ADA MATERI YANG MEMBINGUNGKAN SILAKAN LAKUKAN KOMENTAR PADA MATERI YANG ANDA TANYAKAN ATAU KALIAN BISA MENGHUBUNGI SAYA DIHALAMAN KONTAK.