Monday, May 9, 2016

Latihan06 (Operator)

Latihan06 (Operator) : Netbeans


Operator pada Bahasa Java
Pada latihan06 ini saya  penulis mengajak mendiskusikan mengenai penggunaan operator-operator yang disediakan oleh Bahasa Pemrograman Java. Kopetensi dasar secara umum, agar kalian bisa mendeskripsikan dapat memahami penggunaan operator-operator pada bahasa pemrograman Java. Penulis berharap, diakhir pembahasan, para pembaca bisa :
a. Penggunaan Operator Aritmatika.
b. Penggunaan Operasi Pemberi Nilai
c. Penggunaan Operator Penambah dan Pengurang
d. Penggunaan Operator Pembanding
d. Penggunaan Operator Logika

Operator Aritmatika
Operator adalah simbol atau karakter yang biasa dilibatkan dalam program untuk melakukan sesuatu
operasi atau manipulasi, seperti penjumlahan, pengurangan dan lain-lain.


Sebagai Contoh penggunaan operator aritmatika , silakan kalian buka netbeans kalian dan desaign jframe form seperti berikut :




Setting Variabel name dan Textnya :



klik kanan pada bTambah, kemudian pilih Events -> Action -> actionPerformed


Masukkan Listing Program :
int a=Integer.parseInt(tNilai1.getText());
int b=Integer.parseInt(tNilai2.getText());
int c=a+b;
tHasil.setText(Integer.toString(c));



lakukan hal yang sama pada bKurang, bKali, danbBagi :

private void bKurangActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
// TODO add your handling code here:
int a=Integer.parseInt(tNilai1.getText());
int b=Integer.parseInt(tNilai2.getText());
int c=a-b;
tHasil.setText(Integer.toString(c));
}



private void bKaliActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
// TODO add your handling code here:
int a=Integer.parseInt(tNilai1.getText());
int b=Integer.parseInt(tNilai2.getText());
int c=a*b;
tHasil.setText(Integer.toString(c));
}



private void bBagiActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
// TODO add your handling code here:
float a=Float.parseFloat(tNilai1.getText());
float b=Float.parseFloat(tNilai2.getText());
float c=a/b;
tHasil.setText(Float.toString(c));
}




Masukkan listing di bKeluar :
private void bKeluarActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
// TODO add your handling code here:
System.exit(0);
}

Silakan di run -run file

 Kalian bisa mencoba memasukkan nilai 1 dan 2 lalu pilih klik tombol operatornya dan lihat hasilnya


Hierarki Operator Aritmatika

Didalam suatu penulisan ekspresi aritmatika sering kita jumpai menggunakan beberapa operator aritmatika yang berbeda secara bersamaan. Maka dalam prosenya akan berbeda, tergantung dari urutan atau tingkatan operator tersebut. Berikut urutan operator aritmatika, seperti dibawah ini :

Contoh kasus ekspresi aritmatika, seperti berikut ini :
A=8+2*3/6
Maka langkah-langkah perhitungannya :
Langkah 1:
A = 2 * 3 hasilnya 6
A=8+6/6
Langkah 2:
A = 6 / 6 hasilnya 1
A=8+1
Langkah 3 :
A=9

Tingkatan operator-operator ini, bisa diabaikan dengan menggunakan tanda kurung buka " ( "dan " ) ". Jika suatu ekspresi terdapat didalam tanda kurung, maka proses ekspresi tersebut akan diproses terlebih dahulu, tanpa melihat tingkatan operator.
Contoh : A = (8 + 2) * 3 / 6
Maka langkah-langkah perhitungannya :
Langkah 1:
A = 8 + 2 hasilnya 10
A = 10 * 3 / 6
Langkah 2 :
A = 10 * 3 hasilnya 30
A = 30 / 6
Langkah 3:
A=5

Sebagai Contoh penggunaan Hirarki operator aritmatika , silakan kalian buka netbeans kalian dan desaign jframe form seperti berikut :


Setting Variabel name dan Textnya : 
textfield hasil A variabel namenya = tA
textfield hasil B variabel namenya = tB
button PROSES variabel namenya = bProses

Listing program di isi pada button proses dengan events actionPerformed :
private void bProsesActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
// TODO add your handling code here:
Integer A,B;
A=8+2*3/6;
B=(8+2)*3/6;
tA.setText(Integer.toString(A));
tB.setText(Integer.toString(B));
}

Output yang dihasilkan dari program HierarkiOperator.java diatas setelah tombol PROSES di klik, seperti dibawah ini :

Operator Pemberi Nilai

Sebelumnya, kita telah mengenal operator pemberi nilai (Assignment Operator), yaitu menggunakan tanda sama dengan " = ", sebagai contoh A = A + 1. Dari ekspresi A = A + 1, bisa disederhanakan bentuk penulisan ekspresinya, yaitu menjadi A +=1. Notasi +=, ini dikenal dengan operator pemberi nilai aritmatika. Java menyediakan beberapa notasi pemberi nilai.


Operator Penambah dan Pengurang

Masih berkaitan dengan operator pemberi nilai, Java menyediakan operator penambah dan pengurang, yaitu digunakan untuk menambah satu dan mengurang satu dari nilai pada dirinya sendiri. Dari contoh penulisan operator pemberi nilai sebagai penyederhanaannya dapat digunakan operator penambah dan pengurang.


Sebagai contoh, terdapat ungkapan aritmatika seperti dibawah ini :

A = A + 1 atau A = A – 1; maka bentuk ekspresi tersebut bisa disederhanakan menjadi A += 1 atau A −= 1; hal ini masih dapat disederhanakan menjadi A ++ atau A––. Notasi “ ++ “ atau “–– “ dapat diletakan didepan atau di belakang variabel. Bentuk penulisannya seperti dibawah ini :

A ++ atau ++A dan A–– atau ––A

Kedua bentuk penulisan notasi ini mempunyai arti yang berbeda. Perbedaan penulisan tersebut, yaitu :
  •  Jika diletakan didepan variabel, maka proses penambahan atau pengurangan akan dilakukan sesaat sebelum atau langsung pada saat menjumpai ekspresi ini, sehingga nilai variabel tadi akan langsung berubah begitu ekspresi ini ditemukan, sedangkan
  • b) Jika diletakan dibelakang variabel, maka proses penambahan atau pengurangan akan dilakukan setelah ekspresi ini dijumpai atau nilai variabel akan tetap pada saat ekspresi ini ditemukan.


Operator Pembanding (Comparison)

Java menyediakan beberapa operator yang digunakan untuk membuat perbandingan-perbandingan antar variabel-variabel, variabel dan literal atau tipe informasi lainnya didalam program. Operator Pembading (Comparasion) digunakan untuk membandingkan dua buah nilai. Hasil perbandingan operator ini menghasilkan nilai Boolean yaitu True atau False.


Operator Logika

Operator Relasi digunakan untuk menghubungkan dua buah operasi relasi menjadi sebuah ungkapan
kondisi. Hasil dari operator logika ini menghasilkan nilai boolean True atau False.

Operator Logika AND 

Operator logika AND digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih ekspresi relasi, akan dianggap BENAR, bila semua ekspresi relasi yang dihubungkan bernilai BENAR.

Contoh :
Ekspresi Relasi-1 -> A + 4 < 10
Ekspresi Relasi-2 ->B>A + 5
Ekspresi Relasi-3 ->C - 3 >= 4
Penggabungan ketiga ekspresi relasi diatas menjadi ;
A+4 < 10 && B>A+5 && C–3 >= 4
Jika nilai A = 3; B = 3; C = 7, maka ketiga ekspresi tersebut mempunyai nilai :

Ekspresi Relasi-1 ->A + 4 < 10    3 + 4 < 10 -> BENAR
Ekspresi Relasi-2 ->B>A + 5    3>3+5    -> SALAH
Ekspresi Relasi-3 ->C – 3 >= 4    7 – 3 >= 4 -> BENAR
Dari ekspresi relasi tersebut mempunyai nilai BENAR, maka
A+4 < 10 && B>A+5 && C–3 >= 4 -> SALAH
Operator Logika OR

Operator logika OR digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih ekspresi relasi, akan dianggap BENAR, bila salah satu ekspresi relasi yang dihubungkan bernilai BENAR dan bila semua ekspresi relasi yang dihubungkan bernilai SALAH, maka akan bernilai SALAH.
Contoh :
Ekspresi Relasi-1 -> A + 4 < 10
Ekspresi Relasi-2 ->B>A + 5
Ekspresi Relasi-3 ->C - 3 > 4
Penggabungan ketiga ekspresi relasi diatas menjadi ;
A+4 < 10 || B>A+5 || C–3 > 4
Jika nilai A = 3; B = 3; C = 7, maka ketiga ekspresi tersebut mempunyai nilai :
Ekspresi Relasi-1 -> A + 4 < 10 -> 3 + 4 < 10 -> BENAR
Ekspresi Relasi-2 -> B>A + 5 ->3>3+5 -> SALAH
Ekspresi Relasi-3 -> C - 3 > 4 -> 7–3>4 -> SALAH

Dilihat ekspresi diatas salah satu ekspresi tersebut mempunyai nilai BENAR, maka ekspresi tersebut tetap
bernilai BENAR.
A+4 < 10 || B>A+5 || C–3 > 4 -> BENAR
Operator Logika NOT

Operator logika NOT akan memberikan nilai kebalikkan dari ekspresi yang disebutkan. Jika nilai yang disebutkan bernilai BENAR maka akan menghasilkan nilai SALAH, begitu pula sebaliknya.
Contoh :
Ekspresi Relasi -> A + 4 < 10
Penggunaan Operator Logika NOT diatas menjadi : !(A+4 < 10)
Jika nilai A = 3; maka ekspresi tersebut mempunyai nilai :
Ekspresi Relasi-1 -> A + 4 < 10 -> 3 + 4 < 10 -> BENAR
Dilihat ekspresi diatas salah satu ekspresi tersebut mempunyai nilai BENAR dan jika digunakan operator
logika NOT, maka ekspresi tersebut akan bernilai SALAH
!(A+4 < 10) -> !(BENAR) = SALAH





Reviewer: FajarYusuf.Com
ItemReviewed: Latihan06 (Operator)

Seseorang yang ingin membagi pengalaman dan ilmu yang berguna untuk para pembaca FajarYusuf.Com :)

2 comments

Td error kurang ; tp sdh jadi gan skrg thx dah sharing

TENTANG SITUS

SITUS INI ADALAH SITUS PEMBELAJARAN PEMROGRAMAN DAN JUGA PEMAHAMAN TERHADAP TEKNOLOGI KOMPUTER. KALIAN BISA MENGIKUTI PEMBELAJARAN PEMROGRAMAN DENGAN BERTAHAP PADA MATERI YANG SUDAH SAYA SEDIAKAN, JIKA ADA MATERI YANG MEMBINGUNGKAN SILAKAN LAKUKAN KOMENTAR PADA MATERI YANG ANDA TANYAKAN ATAU KALIAN BISA MENGHUBUNGI SAYA DIHALAMAN KONTAK.