Saturday, November 17, 2018

GOLANG NUMBER

GOLANG NUMBER

Go memiliki beberapa tipe data yang berbeda untuk mewakili angka/number. Umumnya program membagi angka menjadi dua jenis: bilangan bulat dan bilangan floating-point(bilangan dengan koma).

Bilangan bulat

Seperti nama matematiknya adalah angka tanpa komponen desimal. (..., -3, -2, -1, 0, 1, ...) Tidak seperti sistem desimal basis 10 yang kita gunakan untuk merepresentasikan angka, komputer menggunakan sistem biner basis 2(kalian  bisa googling untuk apa itu basis 10 dan basis 2).

Sistem disini terdiri dari 10 digit berbeda. Setelah kehabisan digit yang tersedia, akan mewakili angka yang lebih besar dengan menggunakan 2 digit (lalu 3, 4, 5,…) yang diletakkan di samping satu sama lain. Misalnya angka setelah 9 adalah 10, angka setelah 99 adalah 100 dan seterusnya. Komputer melakukan hal yang sama, tetapi mereka hanya memiliki 2 digit bukan 10. 

Jadi berhitung terlihat seperti ini: 0, 1, 10, 11, 100, 101, 110, 111 dan seterusnya. Perbedaan lain antara sistem nomor yang kita gunakan dan satu komputer yang digunakan adalah semua tipe integer memiliki ukuran yang pasti. 

Mereka hanya memiliki ruang untuk sejumlah digit tertentu. Jadi integer dengan 4 bit mungkin dapat terlihat seperti ini: 0000, 0001, 0010, 0011, 0100. 

Tipe integer Go adalah: uint8, uint16, uint32, uint64, int8, int16, int32 dan int64. 8, 16, 32 dan 64 memberi tahu kami berapa banyak bit yang digunakan pada masing-masing tipe data. uint berarti "unsigned integer" sementara int berarti "integer". Bilangan bulat tak bertanda hanya berisi bilangan positif (atau nol). Selain itu ada dua jenis alias: byte yang sama dengan uint8 dan rune yang sama dengan int32. 

Bytes adalah satuan pengukuran yang sangat umum digunakan pada komputer (1 byte = 8 bit, 1024 byte = 1 kilobyte, 1024 kilobyte = 1 megabyte, dst) dan karena itu tipe data byte Go sering digunakan dalam definisi jenis lainnya. 

Ada juga 3 jenis integer yang bergantung pada mesin: uint, int dan uintptr. Mereka bergantung pada mesin karena ukurannya bergantung pada jenis arsitektur yang kamu gunakan.

Umumnya jika kamu bekerja dengan bilangan bulat kamu hanya perlu menggunakan tipe int(integer).

Floating Point Number/Nomor Titik Mengambang

Floating point number adalah angka yang mengandung komponen desimal (bilangan real). (1.234, 123.4, 0.00001234, 12340000) Representasi aktual, dan tipe ini pada komputer cukup rumit dan tidak terlalu diperlukan untuk mengetahui cara menggunakannya. Jadi untuk saat ini kita hanya perlu mengingat hal penting berikut:
  • Nomor floating point tidak selalu tepat. Terkadang tidak mungkin merepresentasikan angka. Misalnya komputasi 1.01 - 0.99 menghasilkan 0.020000000000000018 - Jumlah yang sangat dekat dengan yang kita harapkan, tetapi tidak persis sama seperti itu kan.
  • Seperti bilangan bulat bilangan bulat memiliki ukuran tertentu (32 bit atau 64 bit). Menggunakan nomor floating point yang berukuran lebih besar meningkatkan ketelitiannya. (berapa banyak angka yang dapat diwakilinya)
  • Selain angka ada beberapa nilai lain yang dapat diwakili: "Not a Number" (NaN, untuk hal-hal seperti 0/0) dan infinity positif dan negatif. (+ ∞ dan −∞)


Go memiliki dua tipe floating point: float32 dan float64 (juga sering disebut sebagai presisi tunggal dan presisi ganda) serta dua tipe tambahan untuk merepresentasikan bilangan kompleks (angka dengan bagian imajiner): complex64 dan complex128. Umumnya kita harus tetap menggunakan float64 ketika mengcoding dengan angka floating point.

Contoh Coding

Mari tulis contoh program menggunakan angka. Silakan ke golang editor dengan mengklik ini dan kemudian ketik codingan berikut :
package main
import "fmt"
func main() {    fmt.Println("1 + 1 =", 1 + 1) }
Jika kamu menjalankan programnya kamu akan melihat ini:

1 + 1 = 2
program exited

Hasil kali ini bukannya mencetak string kata Hello World seperti materi sebelumnya kali ini program mencetak string 1 + 1 = diikuti oleh hasil ekspresi 1 + 1. Ekspresi ini terdiri dari tiga bagian: numerik literal 1 (yang bertipe int), + operator (yang merupakan pertambahan) dan literal numerik lainnya 1. 

Mari coba hal yang sama menggunakan angka floating point:
    fmt.Println ("1 + 1 =", 1.0 + 1.0)

Perhatikan code diatas bahwa kita menggunakan .0 untuk memberitahu Go bahwa ini adalah angka floating point, bukan integer. Menjalankan program ini akan memberi kamu hasil yang sama seperti sebelumnya, hasilnya akan menjadi bilangan bulat. 😊

Selain tambahan, Go memiliki beberapa operator lain:
+    penambahan
-     pengurangan 
*    perkalian 
/     pembagian
%   sisanya

Seseorang yang ingin membagi pengalaman dan ilmu yang berguna untuk para pembaca FajarYusuf.Com :)

Cobalah untuk memilih Pelajaran Pemrograman dan belajar dari Materi Pertama
EmoticonEmoticon


TENTANG SITUS

SITUS INI ADALAH SITUS PEMBELAJARAN PEMROGRAMAN DAN JUGA PEMAHAMAN TERHADAP TEKNOLOGI KOMPUTER. KALIAN BISA MENGIKUTI PEMBELAJARAN PEMROGRAMAN DENGAN BERTAHAP PADA MATERI YANG SUDAH SAYA SEDIAKAN, JIKA ADA MATERI YANG MEMBINGUNGKAN SILAKAN LAKUKAN KOMENTAR PADA MATERI YANG ANDA TANYAKAN ATAU KALIAN BISA MENGHUBUNGI SAYA DIHALAMAN KONTAK.

https://smallseotools.com/