Cerpen Tentang Cinta Sejati : Together Forever

Cerpen Tentang Cinta Sejati : Together Forever

Hai Pembaca FajarYusuf.Com yang pintar dan berwawasan tinggi.

Cerpen  Tentang Cinta Sejati : Together Forever

Ku masih dan selalu saja meratapi diriku. Entah sampai kapan ku akan terus seperti ini. Pekerjaanku sepulang sekolah adalah melamuni dirimu dan selalu melamun dirimmu. Sambil mendengarkan lagu sempurna Gita Gutawa. Aku sudah hafal lagu itu, karena hanya satu lagu itulah yang menjadi temanku sehari-hari. Lagu itu menyimpan kenangan atau seakan lagu itu adalah sebuah harapan.

Sambil terus mendengarkan lagu Gita Gutawa yang diputar beberapa kali, ku memandangi foto lama di HP-ku. Gambar itu adalah seorang Gadis remaja kecil dan Lelaki remaja kecil berseragam biru-putih. Dua anak itu saling bergaya. Saling berpegangan tangan dengan wajah menarik senyuman. Ku tertawa sendiri teringat dengan semua kisah masa laluku saat berseragam biru-putih.

“Dia cakep nggak kalo lagi gini?” ku meminta pendapat Yuni. Saat itu, Aku baru saja mencukur rambut.
“Iya, Cakep ko.. daripada botak kaya kemaren..hihihi!” ujar Yuni kecil sambil tertawa.
“Hmm.. masa sih dek, kamu juga cakep dek”
“Uh narsis banget sih kamu kak”
“kenapa ? ko Narsis!”
“Ia, ini foto-foto aja”
“Buat kenang-kenangan kita dek’, kita kan mau lulus nih. Bagiamana juga, jelek-jelek juga, ini sekolah kan yang mempertemukan kita dek”.

Ku tertawa lagi, tapi ia sadar bahwa semuanya adalah hanya kenangan masa lalu ketika ku bersekolah Menengah Pertama.

“Dimana Hati kamu sekarang, dek? Apa aku dan dia tidak bisa bertemu lagi?”

Ku lelah. ku mematikan Audio Player. Dan Gita Gutawa pun berhenti menyanyi.


===


Nun jauh disana, entah Yuni sedang melakukan apa. Apakah sama juga sedang teringat pada masa laluanya bersamaku.

“Kak… kamu dimana? Dek’ takut kak’ kenapa-napa!” kak’ kemana teriak Yuni penuh kekhawatiran ketika ku Pergi Kabur Meninggalkan Rumah .

Dan ku memang sedang terombang-ambing diantara hidup dan mati ditengah masalah Hidupku itu.  Aku pergi pergi meninggalkan Pulau Jawa. Pesan terakhirku saat itu ku bilang “ dek’, kamu baik-baik ya dsini, insya allah nanti kita ktemu lagi, jaga diri baik-baik dek’ ”.

Yuni tak bisa berbuat apa-apa. Ia hanya bisa  menangis.

“Kaaaaaakkk....…!” teriaknya saat disekolah dan mencertakan kepergiaanku kepada teman-teman yang lain.

Segera Yuni bersama teman-teman yang lain mencoba mencariku. HP ku lobet, ia tak bias Kontek denganku, dan akupun tak bicara jika ku pergi kemana? Tapi ku juga merasa gelisah, hingga akhirnya ku Sempat SMS dia menggunakan HP orang lain. Hingga aku berulang-ulang di- Telponnya, Hingga akhirnya ku Terayu olehnya tuk Pulang. 3 hari Kepergiaanku ternyata membuatku mengetahui berapa besar Sayang Yuni untukku.

Hari-hari kita memang selalu berdua tak pernah terpisahkan. Berangkat dan pulang sekolah, selalu berdua. Mendapat Peran Teater pun menjadi pasangan Raja dan Ratu. Cinta sudah terpatri dihatiku dengannya meski tak terucap kata cinta itu. Cinta itu tumbuh dengan sendirinya. Padahal, orang tua ia tak setuju dengan ke akraban aku dengannya.  Tapi, biar orang tua tak setuju. Kita berikrar tak akan pernah terpisah untuk selama-lamanya.

“WE IS TRUE LOVE, AND ALWAYS TOGETHER FOREVER!” begitu janji ku pada Yuni .

Dan kenyataan kita terpisah. Ternyata Aku tak seperti dulu dan Yunipun bukan Yuni yang ku kenal dulu. Tapi sungguh ku masih sangat mencintainya.

***

Tiga tahun tentu bukanlah waktu yang sebentar, itu adalah waktu yang sangat lama untuk membangun sebuah Bangunan Cinta nan amat Kokoh . Selama sekian tahun itu, aku dan Yuni bersama. Namun itu tak meluluhkan kerasnya Hati Yuni sekarang, ia seakan tak acuh lagi denganku, dan sampai aku memutuskan tuk memcoba Membencinya.

“Dek’… kenapa kamu sekarang? Tahukah kamu, aku sangat mencintaimu?” ku coba menitipkan kata pada angin yang bersiyur. Mudah-mudahan saja Yuni mendengarnya disana.

Tiga tahun runtuh seperti ini. Tak ka nada lagi lika-liku Cinta antara ku dengannya,, Jika ada sebuah Penghargaan munkin aku dengannya adalah Pasangan yang sangat banyak mendapatkan penghargaan, Pasangan Putus-Nyambung, Pasangan ter-unik, Ter-Aneh, Ter-, Ter- dech. Tapi kini hanya Harapan, seketika Hati Yuni Membeku sekeras batu nana mat besar yang tak bisah terluluhkan lagi. Hancurlah harapanku untuk bisa slalu dengan cintanya itu.

“Bagaimana jika ternyata Yuni mengkhianatiku, lalu ia kini bersanding dengan orang lain” .  Hati ku  mulai berprasangka yang tidak-tidak, karena ku paling tak terima jika ia dekat dengan orang lain”.

“Ah, tapi buat apa, aku tak terima! Itu Haknya, dia mau punya Pacar baru tah, balikan ma pacar  lamanya tah,, aku tak punya hak ngurusin dia lagi” Gertak hatiku, memarahi diriku yang Egois ini.

Ah, hatiku berperang, bergejolak pertarungan kata-kata antara Ego dan Hatinya.

“Sekali lagi, aku yakinkan padamu, Mi. Yuni bukan Siapa-siapa lagi untukmu. kamu tak punya hak lagi ngurusin dia..” bisik hati Ku.

Disini kumelihat atap dinding yang bolong. ku seperti melihat bayangan masa lalunya ketikaku Kabur dan Yuni menangis khawatir. Huh!

***

Di kamar ini ku Sejenak Terdiam, mencoba Menerima semuanya yang telah terjadi. Yang Sudah, YA SUDAHLAH!! Mungkin ini adalah akhir dari Perjalananku dengannya,, dan langkah awal tuk melangkah kembali mencari Cinta sejatiku. Kucoba hapus Kesedihannku, Menutup Cerita bersamanya dan membuka Cerita baru. Aku sejenak Tenang, hatiku dan Egoku mulai Selaras, beberapa menit itu telah membuatku melupakan Kepedihanku. Saat ku berpaling ke dinding kumelihat Boneka itu, boneka pemberiaan dari Yuni . Huh, kembali Hatiku di Ingatkan kembali oleh Cerita lamaku bersama Yuni . “Ya allah kapan ini semua akan berakhir, aku sudah tak tahan atas semua ini. Ya aku mencintainya, aku menyayanginya.. tapi ini semua tak bisa dipaksakan lagi” gemuruh Jiwaku bertanya kepada sang Ilahi.

Lagi-lagi aku harus berperang dengan Hatiku, entah sampai kapan ini semuanya berakhir… tapi ku tak mau begini, mungkin butuh waktu tuk hapus semuanya.

Pesanku kepadanya  ”Cinta ini memang tak Bisa karena Terpaksa, harus keTulusanlah yang bisa membuat Cinta Abadi, tapi bukan inilah Jalan terbaik yang kau Pilih. Tapi ya sudahlah ini semua telah Menjadi Keputusanmu” dan Permintaanku kepadanya ”Be the first woman I knew, my very dear. and looks beautiful and Sholeha  always wherever you stepped your steps."

“WE IS TRUE LOVE, AND ALWAYS TOGETHER FOREVER!”

Past Goodbye, Remember always with me and my story.

=====

Demikian cerpen cinta yang dibagikan kali ini.


Jangan Lupa Berikan Komentar Positif di FajarYusuf.Com


Cerita Cerpen yang lain :




Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Cerpen Tentang Cinta Sejati : Together Forever"

TENTANG SITUS

SITUS INI ADALAH SITUS INFO GAME TERBARU DAN JUGA SITUS PEMBELAJARAN PEMROGRAMAN DAN JUGA PEMAHAMAN TERHADAP TEKNOLOGI KOMPUTER. KALIAN BISA MENGIKUTI PEMBELAJARAN PEMROGRAMAN DENGAN BERTAHAP PADA MATERI YANG SUDAH SAYA SEDIAKAN, JIKA ADA MATERI YANG MEMBINGUNGKAN SILAKAN LAKUKAN KOMENTAR PADA MATERI YANG ANDA TANYAKAN ATAU KALIAN BISA MENGHUBUNGI SAYA DIHALAMAN KONTAK.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel