Tuesday, March 12, 2019

Contoh Teks Majas Lengkap dengan Pengertiannya 2019

Contoh Teks Majas Lengkap dengan Pengertiannya 2016

Hai Pembaca FajarYusuf.Com yang pintar dan berwawasan tinggi, Untuk kali ini saya mohon maaf tidak post tutorial pemrograman dulu kali ini FajarYusuf.Com akan post Contoh Teks Majas Lengkap dengan Pengertiannya 2019. Berikut ini kumpulan contoh majas lengkap yang bisa kamu pelajari untuk mengetahui jenis-jenis gaya bahasa atau yang dikenal dengan istilah majas yang pada umumnya digunakan dalam bahasa indonesia.

Majas sendiri dibagi menjadi empat bagian besar diantaranya majas perbandingan, majas pertentangan, majas penegasan dan majas sindiran. Silahkan simak kumpulan contoh majas lengkap dibawah ini.

Majas Perbandingan

Majas Perbandingan ialah kata-kata berkiasan yang menyatakan perbandingan untuk meningkatkan kesan dan juga pengaruhnya terhadap pendengar atau pembaca. Ditinjau atau dilihat dari cara pengambilan perbandingannya, Majas Perbandingan terbagi atas :

1. Asosiasi atau Perumpamaan

Majas asosiasi atau perumpamaan adalah perbandingan terhadap dua hal yang pada hakikatnya berbeda, tetapi sengaja dianggap sama. Majas ini ditandai oleh penggunaan kata bagai, bagaikan, seumpama, seperti, dan laksana. Contoh:
- Semangatnya keras bagaikan baja.
- Mukanya pucat bagai mayat.
- Wajahnya kuning bersinar bagai bulan purnama

2. Metafora

Metafora adalah majas yang mengungkapkan ungkapan secara langsung berupa perbandingan analogis. Pemakaian kata atau kelompok kata bukan dengan arti yang sebenarnya, melainkan sebagai lukisan yang berdasarkan persamaan atau perbandingan, misalnya tulang punggung dalam kalimat pemuda adalah tulang punggung negara. Contoh:
- Engkau belahan jantung hatiku sayang ku. (sangat penting)
- Raja siang keluar dari ufuk timur
- Jonathan adalah bintang kelas dunia.
- Harta karun ku (sangat berharga)
- Dia dianggap anak emas majikannya.
- Perpustakaan adalah gudang ilmu.

3. Personifikasi

Personifikasi adalah majas yang membandingkan benda-benda tak bernyawa seolah-olah mempunyai sifat seperti manusia. Contoh:
- Badai mengamuk dan merobohkan rumah penduduk.
- Ombak berkejar-kejaran ke tepi pantai.
- Peluit wasit menjerit panjang menandai akhir dari pertandingan tersebut.

4. Alegori

Alegori adalah Menyatakan dengan cara lain, melalui kiasan atau penggambaran. Alegori merupakan majas perbandingan yang bertautan satu dan yang lainnya dalam kesatuan yang utuh. Contoh: Suami sebagai nahkoda, Istri sebagai juru mudi
Alegori juga biasanya berbentuk cerita yang penuh dengan simbol-simbol bermuatan moral. Contoh:
Perjalanan hidup manusia seperti sungai yang mengalir menyusuri tebing-tebing, yang kadang-kadang sulit ditebak kedalamannya, yang rela menerima segala sampah, dan yang pada akhirnya berhenti ketika bertemu dengan laut.

5. Simbolik

Simbolik adalah majas yang melukiskan sesuatu dengan mempergunakan benda, binatang, atau tumbuhan sebagai simbol atau lambang. Contoh:
- Ia terkenal sebagai buaya darat.
- Rumah itu hangus dilalap si jago merah.
- Bunglon, lambang orang yang tak berpendirian
- Melati, lambang kesucian
- Teratai, lambang pengabdian

6. Metonimia

Metonimia adalah majas yang menggunakan ciri atau label dari sebuah benda untuk menggantikan benda tersebut.Pengungkapan tersebut berupa penggunaan nama untuk benda lain yang menjadi merek, ciri khas, atau atribut. Contoh:
- Di kantongnya selalu terselip gudang garam. (maksudnya rokok gudang garam)
- Setiap pagi Ayah selalu menghirup kapal api. (maksudnya kopi kapal api)
- Ayah pulang dari luar negeri naik garuda (maksudnya pesawat)

7. Sinekdok

Sinekdok adalah majas yang menyebutkan bagian untuk menggantikan benda secara keseluruhan atau sebaliknya. Majas sinekdok terdiri atas dua bentuk berikut.
a. Pars pro toto, yaitu menyebutkan sebagian untuk keseluruhan. Contoh:
- Hingga detik ini ia belum kelihatan batang hidungnya.
- Per kepala mendapat Rp. 300.000.
b. Totem pro parte, yaitu menyebutkan keseluruhan untuk sebagian. Contoh:
- Dalam pertandingan final bulu tangkis Rt.03 melawan Rt. 07.
- Indonesia akan memilih idolanya malam nanti.

8. Simile

Pengungkapan dengan perbandingan eksplisit yang dinyatakan dengan kata depan dan penghubung, seperti layaknya, bagaikan, " umpama", "ibarat","bak", bagai". Contoh:
Kau umpama air aku bagai minyaknya, bagaikan Qais dan Laila yang dimabuk cinta berkorban apa saja.

Majas Pertentangan

Majas Pertentangan adalah “Kata-kata berkias yang menyatakan pertentangan dengan yang dimaksudkan sebenarnya oleh pembicara atau penulis dengan maksud untuk memperhebat atau meningkatkan kesan dan pengaruhnya kepada pembaca atau pendengar”. Macam-macam Majas Pertentangan dibedakan menjadi berikut.

1. Antitesis

Antitesis adalah majas yang mempergunakan pasangan kata yang berlawanan artinya. Contoh:
- Tua muda, besar kecil, ikut meramaikan festival itu.
- Miskin kaya, cantik buruk sama saja di mata Tuhan.

2. Paradoks

Paradoks adalah majas yang mengandung pertentangan antara pernyataan dan fakta yang ada. Contoh;
- Aku merasa sendirian di tengah kota Jakarta yang ramai ini.
- Hatiku merintih di tengah hingar bingar pesta yang sedang berlangsung ini.

3. Hiperbola

Majas hiperbola adalah majas yang berupa pernyataan berlebihan dari kenyataannya dengan maksud memberikan kesan mendalam atau meminta perhatian. Contoh:
- Suaranya menggelegar membelah angkasa.
- Tubuhnya tinggal kulit pembalut tulang.

4. Litotes

Litotes adalah majas yang menyatakan sesuatu dengan cara yang berlawanan dari kenyataannya dengan mengecilkan atau menguranginya. Tujuannya untuk merendahkan diri. Contoh:
- Makanlah seadanya hanya dengan nasi dan air putih saja.
- Mengapa kamu bertanya pada orang yang bodoh seperti saya ini?

Majas Penegasan

Majas Perbandingan ialah kata-kata berkiasan yang menyatakan penegasan untuk meningkatkan kesan dan pengaruhnya terhadap pendengar atau pembaca”.Majas penegasan terdiri atas tujuh bentuk berikut.

1. Pleonasme

Pleonasme adalah majas yang menggunakan kata-kata secara berlebihan dengan maksud menegaskan arti suatu kata. Contoh:
- Semua siswa yang di atas agar segera turun ke bawah.
- Mereka mendongak ke atas menyaksikan pertunjukan pesawat tempur.

2. Repetisi

Repetisi adalah majas perulangan kata-kata sebagai penegasan. Contoh:
- Dialah yang ku tunggu, dialah yang ku nanti, dialah yang kuharap.
- Marilah kita sambut pahlawan kita, marilah kita sambut idola kita, marilah kita sambut putra bangsa.

3. Paralelisme

Paralelisme adalah majas perulangan yang biasanya ada di dalam puisi. Contoh:
- Cinta adalah pengertian
- Cinta adalah kesetiaan
- Cinta adalah rela berkorban

4. Tautologi

Tautologi adalah majas penegasan dengan mengulang beberapa kali sebuah kata dalam sebuah kalimat dengan maksud menegaskan. Kadang pengulangan itu menggunakan kata bersinonim. Contoh:
- Bukan, bukan, bukan itu maksudku. Aku hanya ingin bertukar pikiran saja.
- Seharusnya sebagai sahabat kita hidup rukun, akur, dan bersaudara.

5. Klimaks

Klimaks adalah majas yang menyatakan beberapa hal secara berturut-turut dan makin lama makin meningkat. Contoh:
- Semua pihak mulai dari anak-anak, remaja, sampai orang tua pun mengikuti lomba Agustusan.
- Ketua RT, RW, Kepala Desa, Gubernur, bahkan Presiden sekalipun tidak mempunyai berhak untuk mengurusi hal pribadi seseorang.

6. Antiklimaks

Antiklimaks adalah majas yang menyatakan beberapa hal secara berturut-turut yang makin lama semakin menurun.
- Kepala sekolah, guru, staff sekolah, dan siswa juga hadir dalam pesta perayaan kelulusan itu.
- Di kota dan desa hingga pelosok kampung semua orang merayakan HUT RI ke -62.

7. Retorik

Retorik adalah majas yang berupa kalimat tanya namun tak memerlukan jawaban. Tujuannya memberikan penegasan, sindiran, atau menggugah. Contoh:
- Kata siapa cita-cita bisa didapat cukup dengan sekolah formal saja?
- Apakah ini orang yang selama ini kamu bangga-banggakan ?

Majas Sindiran

Majas Perbandingan ialah kata-kata berkiasan yang menyatakan sindiran untuk meningkatkan kesan dan pengaruhnya terhadap pendengar atau pembaca”. Majas sindirian dibagi menjadi:

1. Ironi

Ironi adalah majas yang menyatakan hal yang bertentangan dengan maksud untuk menyindir seseorang. Contoh:
- Ini baru namanya siswa teladan, setiap hari selalu pulang malam.
- Bagus sekali tulisanmu, saking bagusnya sampai tidak dapat Aku baca.

2. Sinisme

Sinisme adalah majas yang menyatakan sindiran secara langsung kepada orang lain. Contoh :
- Perkataanmu tadi sangat menyebalkan, tidak pantas diucapkan oleh orang terpelajar seperti dirimu.
- Lama-lama aku bisa jadi gila melihat tingkah lakumu yang tidak wajar itu.

3. Sarkasme

Sarkasme adalah majas sindiran yang paling kasar. Majas ini biasanya diucapkan oleh orang yang sedang marah. Contoh:
- Mau muntah aku melihat wajahmu, pergi kamu!
- Dasar kerbau dungu, kerja begini saja tidak becus!

Demikian contoh majas yang bisa dipost kali ini.

Jangan Lupa Berikan Komentar Positif di FajarYusuf.Com


Reviewer: Fajar Yusuf
ItemReviewed: Contoh Teks Majas Lengkap dengan Pengertiannya 2019

Seseorang yang ingin membagi pengalaman dan ilmu yang berguna untuk para pembaca FajarYusuf.Com :)

Cobalah untuk memilih Pelajaran Pemrograman dan belajar dari Materi Pertama
EmoticonEmoticon


TENTANG SITUS

SITUS INI ADALAH SITUS PEMBELAJARAN PEMROGRAMAN DAN JUGA PEMAHAMAN TERHADAP TEKNOLOGI KOMPUTER. KALIAN BISA MENGIKUTI PEMBELAJARAN PEMROGRAMAN DENGAN BERTAHAP PADA MATERI YANG SUDAH SAYA SEDIAKAN, JIKA ADA MATERI YANG MEMBINGUNGKAN SILAKAN LAKUKAN KOMENTAR PADA MATERI YANG ANDA TANYAKAN ATAU KALIAN BISA MENGHUBUNGI SAYA DIHALAMAN KONTAK.