Linux : Tiga Cara Memformat Flashdisk di Ubuntu

Linux : Tiga Cara Memformat Flashdisk di Ubuntu
Pengguna Ubuntu pemula mungkin masih bingung tentang cara melakukan format flashdisk. Coba-coba klik kanan di flashdisk, eh, tidak ada tulisan Format. Yah, fungsi format di Ubuntu mungkin memang tidak terintegrasi dengan file manager-nya. Diperlukan ketelitian dan kesabaran untuk mencarinya. Sebenarnya ada cara mudah untuk mengetahuinya, yaitu dengan mengetikkan keyword "cara format flashdisk di Ubuntu" di Google, lalu Anda membuka artikel ini ketika menemukannya pada halaman pertama hasil pencarian.

Seperti itulah harapan saya ketika menulis artikel ini, dapat membantu pengguna Ubuntu yang baru dan ingin mengetahui cara melakukan format flashdisk. Pada artikel ini, saya langsung memaparkan tiga cara yang berbeda mengenai cara melakukan format flashdisk di Ubuntu. Saya menyertakan tutorial lengkap beserta kelebihan dan kekurangan metode tersebut supaya Anda bisa memilih metode yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan Anda.
Sebelumnya, pastikan flashdisk sudah terpasang dengan benar pada perangkat Ubuntu Anda.
Baiklah. Pertama-tama saya ingin memaparkan cara tradisional di Ubuntu, yaitu...
  1. Menggunakan Terminal
  2. Inilah cara yang lazim digunakan sesepuh Ubuntu dan distro Linux lainnya. Yang Anda butuhkan hanyalah Terminal.
    • Tahap pertama, bukalah Terminal (a.k.a. Command Prompt di Ubuntu). Anda bisa menggunakan berbagai cara. Salah satu cara yang menurut saya paling mudah adalah dengan menggunakan kombinasi tombol Ctrl + Alt + T.
    • Setelah jendela Terminal terbuka, masukkan perintah berikut.
      sudo fdisk -l
      Anda akan diminta memasukkan password. Masukkan password sistem, lalu tekan Enter.
      Fdisk
      Catatan: ketika Anda mengetikkan password, pada layar tidak akan muncul apapun. Jadi, pastikan password yang Anda ketikkan benar. Jika Anda merasa ada yang salah atau kurang yakin, tekan saja Enter. Anda akan diminta memasukkan password lagi.
    • Setelah berhasil memasukkan password, Anda akan melihat beberapa tulisan yang ditampilkan. Anda bisa melihat alamat dari flashdisk Anda. Pada contoh kali ini, flashdisk saya berada pada alamat /dev/sdb1.

    • Daftar Drive
    • Pastikan flashdisk Anda tidak dalam keadaan terkait (a.k.a. ter-mount). Cara mengecek apakah flashdisk Anda terkait adalah dengan melihat pada Nautilus (file explorer-nya Ubuntu). Jika di samping nama flashdisk Anda terdapat tanda panah mengarah ke atas, berarti flashdisk tersebut sedang terkait.

      Disk Termount
      Untuk melepasnya, masukkan perintah berikut pada Terminal.
      sudo umount "alamat_flashdisk"

      Melepas Kaitan Flashdisk
      Keterangan: ganti "alamat_flashdisk" dengan alamat flashdisk yang Anda inginkan. Pada contoh kali ini alamat flashdisk adalah /dev/sdb1. Jadi, perintah yang dimasukkan adalah sudo umount /dev/sdb1.
    • Setelah flashdisk berhasil dilepaskan kaitannya, tahap selanjutnya adalah mem-format-nya. Masukkan perintah berikut di Terminal.
      sudo mkfs.vfat "alamat_flashdisk"
      Seperti pada langkah sebelumnya, gantilah "alamat_flashdisk" dengan alamat flashdisk yang Anda inginkan. Pada contoh kali ini alamat flashdisk adalah /dev/sdb1. Jadi, perintah yang dimasukkan adalah sudo mkfs.vfat /dev/sdb1.
      Yang juga perlu diperhatikan adalah vfat pada baris kode di atas memiliki maksud untuk mem-format flashdisk menjadi FAT. Bila ingin mem-format flashdisk dengan format yang lain, maka tinggal mengganti vfat dengan format yang diinginkan, semisal ext2, ext3,ext4, ntfs, hfs, dan lain sebagainya.

    • mkfs
    Tunggulah proses hingga selesai. Ketika proses sudah selesai dan tidak ada pesan error, maka proses format telah berhasil dilakukan.

    mkfs Sukses
    Metode di atas tentu memiliki kelebihan dan kekurangan. Berikut adalah kelebihan dan kekurangannya.
    Kelebihan: Ringan, tidak memerlukan instalasi tambahan, membutuhkan autentikasi.
    Kekurangan: Harus mengetikkan perintah, tampilan kurang menarik, harus tahu secara akurat flashdisk yang akan di-format.
    Metode selanjutnya tetap menggunakan aplikasi bawaan saat Ubuntu terpasang, yaitu dengan...
  3. Menggunakan Disks
  4. Cara kedua ini menurut saya paling mudah. Anda juga tidak perlu melakukan install aplikasi tambahan.
    • Pertama-tama, bukalah program Disks. Jika Anda menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa sistem, namanya menjadi Diska.
      :v
      Entah bagaimana tingkah penerjemah Ubuntu hingga bisa menjadi seperti itu.
      Anda bisa membukanya dengan cara menekan tombol Super (a.k.a. tombol Windows) atau klik logo Ubuntu di pojok kiri atas layar untuk membuka Dash. Pada kotak pencarian input Disk. Bila aplikasi tersebut sudah terlihat, klik saja icon-nya.

    • Disks
    • ketika program tersebut sudah terbuka, klik flashdisk yang Anda inginkan. Pada contoh kali ini saya menggunakan T*SHIBA TransMemory 7,8 GB.

    • Drive Pada List
    • Setelah itu, klik lambang roda gigi (a.k.a. gear) seperti pada gambar berikut ini. Lalu klik menu Format..., tentu saja seperti yang terlihat pada gambar berikut ini.

    • Menu Format
    • Ketika jendela Format Volume telah terbuka, Anda bisa mengatur metode penghapusan yang digunakan. Pada contoh kali ini saya menggunakan Jangan timpa data yang ada, supaya prosesnya cepat. Setelah itu, pilih format flashdisk tersebut nantinya. Pada contoh kali ini saya menggunakan FAT karena banyak OS yang mendukung format ini. Setelah itu, Anda dapat memberi nama flashdisk Anda pada kotak pengisian yang paling bawah.

    • Konfigurasi Pem-format-an
    • Setelah semuanya sesuai dengan selera Anda, klik Format... untuk memulai proses format.

    • Tombol Format
    • Jika muncul jendela yang menanyakan apakah Anda yakin, klik Format lagi. Tetapi jika Anda tidak yakin akan melakukan format, silahkan dibatalkan saja dengan melakukan klik tombol Batal.

    • Konfirmasi Pemformatan
    Proses format akan berjalan seperti pada gambar di bawah ini.

    Proses Pem-format-an
    Jika proses format berjalan mulus, maka tampilan akan menjadi seperti pada gambar di bawah ini.

    Pem-format-an Berhasil!
    Selamat! proses format telah berhasil dilakukan.
    Saya lebih suka menggunakan metode kedua ini dibandingkan dengan metode lain pada tutorial kali ini karena mudah. Meskipun begitu, metode ini juga memiliki kekurangan. Berikut Kelebihan dan kekurangan metode nomor dua menurut saya.
    Kelebihan: Tidak memerlukan instalasi tambahan, merek flashdisk diperlihatkan, mudah dipahami, tidak perlu melakukan unmount terlebih dahulu.
    Kekurangan: Tidak ada autentikasi sehingga rentan disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
    Metode selanjutnya adalah dengan menggunakan aplikasi tambahan, yaitu dengan...
  5. Menggunakan gParted
  6. Metode kali ini menggunakan gParted, aplikasi yang populer untuk melakukan management berbagai macam disk, mulai dari flashdisk sampai dengan harddisk. Berikut adalah langkah-langkahnya.
    • berhubung program yang digunakan pada tutorial kali ini adalah gParted, maka bukalah gParted seperti biasa. Seperti pada cara membuka program Disks pada metode nomor dua di atas. Buka Dash, input gParted pada kotak pencarian, lalu klik icon-nya. Jika Anda belum meng-install-nya, install gParted terlebih dahulu.

    • gParted
    • Berbeda dengan pada metode kedua, pada metode kali ini Anda diharuskan memasukkan password saat awal membuka program ini. Masukkan password sistem Ubuntu Anda, lalu tekan Enter.

    • Autentikasi
    • Setelah jendela gParted terbuka, klik logo harddisk pada pojok kanan atas jendela program. Berikutnya akan muncul daftar disk yang tersedia. Pilihlah flashdisk yang Anda inginkan. Pada contoh kali ini, saya menargetkan /dev/sdb sebagai disk yang akan saya format.

    • Memilih Disk
    • Seperti pada metode pertama, pada metode ketiga ini Anda diwajibkan melepaskan kaitan flashdisk terlebih dahulu. Anda bisa cek dengan melihat apakah ada tanda kunci di samping alamat disk tersebut. Jika ada, lepaskan dulu kaitan dengan melakukan klik kanan disk tersebut, lalu pilih Lepas Kaitan.

      Unmount Disk
      Jika ternyata tidak ada gambar kuncinya, Anda bisa langsung menuju ke langkah berikutnya.
    • Klik kanan lagi pada disk yang ingin Anda format, kemudian pilih Format jadi.

    • Menu Pem-format-an
    • Anda bisa memilih format disk Anda setelah di-format. Pada contoh kali ini saya ingin format menjadi NTFS, jadi saya melakukan pilihan tersebut.

    • Memilih format
    • Jika sudah, klik tanda centang yang berada pada barisan toolbar program. Icon tersebut bertujuan untuk menerapkan (a.k.a. apply) semua operasi yang telah Anda lakukan.

    • Apply
    • Jika Anda menemui jendela yang meminta konfirmasi dan ingin melanjutkan, klik saja Terapkan. Namun, jika Anda tidak yakin, klik saja Batal.

    • Konfirmasi Lagi
    Tunggulah proses proses format hingga selesai.

    Proses Formatting
    Jika muncul jendela seperti di bawah ini, berarti proses format berhasil dan selesai dilaksanakan.

    Formatting berhasil
    Anda bisa cek dengan melihat hasilnya pada jendela gParted tersebut.

    Pemformatan Dengan gParted Sukses
    Metode ini membutuhkan instalasi program tambahan, yang tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Berikut adalah kekurangan dan kelebihannya menurut pengamatan saya.
    Kelebihan: Membutuhkan autentikasi, tidak perlu menggunakan keyboard sama sekali.
    Kekurangan: Membutuhkan instalasi terlebih dahulu, harus meng-unmount flashdisk terlebih dahulu, termasuk cara dengan proses paling ribet, informasi disk kurang rinci.
Setelah mempelajari tutorial-tutorial di atas, semoga Anda terbantu untuk memilih memilih metode yang paling sesuai dengan keinginan Anda. Dan yang paling penting, Anda sudah tahu caranya melakukan format flashdisk di Ubuntu.

Meskipun judul dan isi tutorial kali ini saya menggunakan flashdisk sebagai objek, pada praktiknya Anda bisa menggunakan harddisk maupun disk lain sebagai target operasinya. Silahkan bereksperimen untuk mengetahuinya lebih lanjut.
Semoga tutorial kali ini bermanfaat. Jika Anda merasa ada masalah atau juga kesulitan, silahkan ajukan pertanyaan pada kolom komentar. Saya dan teman-teman akan siap membantu.
Artikel Terkait:
Disqus Comments
FajarYusuf.Com - Situs Game Terbaik, Tips Game Terbaru, Juga Web Belajar Pemrograman,
FajarYusuf.Com adalah situs yang memberikan informasi seputar game terpopuler, terbaik dan terbaru. Dapatkan tips dan trik juga didalamnya, disamping itu terdapat juga materi pembelajaran pemrograman yang mudah diikuti dan berisi.
FajarYusuf.Com - Situs Game Terbaik, Tips Game Terbaru, Juga Web Belajar Pemrograman,
FajarYusuf.Com adalah situs yang memberikan informasi seputar game terpopuler, terbaik dan terbaru. Dapatkan tips dan trik juga didalamnya, disamping itu terdapat juga materi pembelajaran pemrograman yang mudah diikuti dan berisi.
FajarYusuf.Com - Situs Game Terbaik, Tips Game Terbaru, Juga Web Belajar Pemrograman,
FajarYusuf.Com adalah situs yang memberikan informasi seputar game terpopuler, terbaik dan terbaru. Dapatkan tips dan trik juga didalamnya, disamping itu terdapat juga materi pembelajaran pemrograman yang mudah diikuti dan berisi.