Kesalahan Yang Seharusnya Tidak Dilakukan Player Pemula LoL Wild Rift

Akhirnya Riot memutuskan untuk merilis Versi Mobile dari game MOBA League of Legends dengan judul Wild Rift, dan banyak player yang mulai mencoba memainkan game League of Legends: Wild Rift ini. Spesifikasi yang tidak terlalu tinggi dan gameplay yang mirip dengan versi PC membuat para player tertarik dengan game MOBA mobile yang satu ini. Tetapi, seperti bermain game Multiplayer Online Battle Arena (MOBA) lainnya. Terkadang beberapa player melakukan kesalahan yang semestinya tidak dilakukan. Pada artikel ini akan membahas kesalahan yang sering dilakukan oleh para player pemula ketika bermain League of Legends: Wild Rift dan seharusnya tidak dilakukan.

Salah Posisi Lane

Jangan pernah salah untuk mengisi posisi Lane. Walaupun Map di League of Legends: Wild Rift bersifat Mirroring. Tetapi, ada petunjuk lane yang biasanya muncul ketika player bermain sebagai pemula. Kesalahan ini seringkali terjadi. Bahkan, beberapa pemain ngotot untuk mengisi Midlane dengan dua player. Cobalah untuk terlebih dahulu menyelesaikan tutorial. Jika ada player yang sudah mengisi lane tersebut, pick hero lain yang memiliki tugas pada lane lainnya. Setiap elemen akan bersinergi di game MOBA ini.

Carry Menggunakan Spell Smite

Sering ditemui di League of Legends: Wild Rift, player yang harusnya berposisi sebagai Attack Damage Carry (ADC) seperti Ashe, Jinx, dan Ezreal tetapi malah memakai Spell Smite. Perlu diketahui, Spell Smite adalah spell khusus untuk Role Jungler. Jadi hero Carry atau hero lain selain hero Jungler tidak memerlukan Smite. Pilihlah Spell lain dan jangan ganggu hero Jungler dalam melakukan tugasnya.

fajaryusuf.com Kesalahan pemula wild rift mistake beginner a

Tidak Menggunakan Ward

Sistem Ward yang berguna untuk membuka vision sangat krusial di dalam MAP game League of Legends: Wild Rift. Disini player bisa memperkirakan musuh bergerak dengan adanya benda kecil yang biasanya digunakan di semak-semak. Ward disini ada dua tipe, pertama yang ditaruh dimanapun dan yang kedua berupa scanner yang bernama Oracle. Jangan pernah lupa untuk menaruh benda kecil ini di sekitar. Apalagi jika player Lane Solo seperti Baron Lane dan Midlane. Keberadaan Ward akan membantu meningkatkan Map Awareness.

Hero Support Melakukan Last Hit

Hal yang sebaiknya tidak dilakukan di League of Legends: Wild Rift adalah jangan melakukan Last Hit ketika menjadi Support. Ada Rune khusus support yang membuat player mendapatkan Gold lebih. Di League of Legends: Wild Rift, perolehan Gold sangat berpengaruh untuk para Carry. Tak hanya itu, jika Carry mendapatkan item terlebih dahulu dan Jungle mendapatkan level mereka di Early Game. Tim akan lebih mudah mengalahkan Dragon untuk mendapatkan buff.

Lupa dengan Objektif

Hal yang sebaiknya tidak player lakukan di game League of Legends: Wild Rift adalah lupa dengan objektif yang ada. Bermacam objektif tersedia di dalam game mobile ini. Mulai dari Dragon, Baron, Rift Herald, dan Turret. Biasakan untuk mengincar objektif begitu keadaan musuh sudah kalah dan jangan mengincar kill terus menerus. Ingat, game seperti ini mengharuskan player menghancurkan Nexus yang berada di base.

Tidak Melakukan Push

Ketika keadaan musuh wipe out. Langkah terbaik adalah melakukan push terlebih dahulu di lane supaya Minion maju kearah tower musuh. Setelahnya, player bisa melanjutkan Objektif Dragon dan Objektif Baron Nashor. Jangan setelah musuh Wipe Out, player malah kembali melakukan farming dan melupakan semuanya.

Itulah kesalahan yang sering dilakukan oleh para player pemula LoL Wild Rift.

===

Baca lagi artikel terkait game mobile lainnya di website informasi game mobile FajarYusuf.Com
Follow Facebook Fanpages dan juga Google News FajarYusuf.Com supaya kamu tidak ketinggalan informasi terupdate!

Spread the love

Fajar (Ucup)

Pemilik dan Author dari FajarYusuf.com dan juga seseorang yang gemar membagikan info menarik kepada orang lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *