Apa Saja Fungsi dan Prosedur pada Python

Apa Saja Fungsi dan Prosedur pada Python
Untuk pembuatan program python yang sangat kompleks dan memiliki bermacam fitur, kita diharuskan sudah menguasai dan menggunakan fungsi yang ada pada program python.

Jika kita tidak menggunakan fungsi memangnya kenapa?

Akan terasa nanti jika coding program sudah banyak dan kita akan kerepotan untuk menulis kode programnya, karena terlalu banyaknya kode yang harus ditulis sehingga kode akan menjadi sulit untuk dibaca dan dimaintenance.

Keuntungan Memakai Fungsi Pada Python Program

Dengan adanya fungsi pada program python, kita dapat memecah koding program yang sudah besar menjadi sub-sub program yang lebih sederhana. Dan masing-masing fitur pada program dapat kita buat dalam satu fungsi. disaat kita membutuhkan suatu fitur, kita tinggal panggil fungsinya saja. Nanti kita akan mencoba pada contoh program yang sudah saya sediakan di bawah.
Tapi sebelum itu,….
Kita harus sudah memahami dan mengenal teori dasar dan hal apa saja yang harus kita ketahui tentang fungsi di Python.

Cara Membuat Fungsi pada Program Python

Fungsi pada Python, dibuat dengan kata kunci def kemudian diikuti dengan nama fungsinya.
Contoh Codingnya :

def nama_fungsi():
    print “Ini Output Fungsi”

Sama halnya seperti blok kode yang lain, kita juga harus memberikan identasi caranya tab atau spasi 2x untuk menuliskan isi fungsi.

Membuat Fungsi di Python

Setelah kita buat fungsinya, selanjutnya bagaimana?
Setelah kita buat fungsinya, kita harus bisa memanggilnya seperti coding berikut :

nama_fungsi()

Sebagai contoh, coba tulis kode program berikut:

#MembuatFungsi
def sapaan():
    print “Hay kamu, keren..”
##PemanggilanFungsi
sapaan()

Hasil outputnya :

Hay kamu, keren..

Memanggil nilai fungsi sebanyak 3x:

#MembuatFungsi
def sapaan():
    print “Hay kamu, keren..”
##PemanggilanFungsi
sapaan()
sapaan()
sapaan()

Hasil outputnya :

Hay kamu, keren..Hay kamu, keren..Hay kamu, keren..

Gampang kan….
Intinya apapun yang ada di dalam fungsi, ketika dipanggil itulah yang akan dilakukan.
FYI: fungsi juga dapat dipanggil pada fungsi lain, bahkan bisa memanggil dirinya sendiri. Fungsi yang memanggil dirinya sendiri, disebut fungsi rekursif.
Fungsi dengan Parameter
Sekarang, bagaimana kalau kita ingin memberikan input nilai ke dalam fungsi?
Gampang…

Kita bisa manfaatkan parameter.

Apa lagi itu parameter?
Parameter adalah variabel yang menampung nilai untuk diproses di dalam fungsi.
Contoh codingnya:

def sapaan(keren):
    print(keren)

Pada contoh coding diatas, kita membuat fungsi dengan parameter keren.
Lalu cara memanggilnya bagaimana?
Cara pemanggilan suatu fungsi yang memiliki parameter adalah seperti contoh berikut :

sapaan(“keren”)

“keren” adalah nilai parameter yang kita berikan.
Dan bagaimana kalau parameternya lebih dari satu?
Caranya kita bisa melakukannya dengan menggunakan tanda koma (,) untuk memisah parameter satu dengan yang lainnya.
Contoh Codingnya:

#MembuatFungsiDenganParameter
def luas_segitiga(alas, tinggi):
    luas = (alas * tinggi) / 2
    print "Luas segitiga adalah: %f" % luas
#PemanggilanFungsiDenganMengisiNilaiParameter
luas_segitiga(4, 6)
Hasilnya:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Perintah Output PASCAL
Next post 2-node cluster setup(WebMethods