Showing posts with label Borland C. Show all posts
Showing posts with label Borland C. Show all posts

Sunday, June 12, 2016

Borland C++ : Structure

Structure


Struktur digunakan untuk mengelompokan sejumlah data yang mempunyai tipe data yang berbeda. Variabel-variabel yang membentuk sebuah struktur dinamakan elemen struktur. Penggunaan Struktur menggunakan bentuk umum :
nama_structurenya.nama_variabelnya
Bentuk Umum Struktur : 
struct nama_tipe_struktur
{
elemen_struktur;
....
....
};

struct
{
elemen_struktur;
.....
.....
}nama_tipe_structure
  • Penulisan nama Structure jika mengikuti bentuk umum pertama, penggunaan nama structure-nya tidak bisa langsung di gunakan, karena secara otomatis menjadi sebuah tipe data. Dan penggunaannya harus menggunakan objek/nama variabel yang menggunakan dari nama structure itu sendiri
  • Penulisan nama Structure dengan engikuti bentuk umum kedua, maka penggunaan nama structure-nya bisa langsung di aplikasikan
Contoh Deklarasi
struct mahasiswa
{
char nim[5];
char nama[15]; 
float nilai;
};

Atau

struct
{
char nim[5];
char nama[15];
float nilai;
}mahasiswa;
Untuk contoh kita mulai klik Start Program lalu cari Borland C++ ,atau jika ada sortcut di desktop klik borland pada desktop.

Setelah tampilan borland muncul klik New - Text Edit



Lalu masukkan text code berikut :

/* Program penggunaan structur */

#include<conio.h>
#include<iostream.h>
#include<stdio.h>

main()
{
struct
{
char nim[5];
char nama[15];
int nilai;
}mahasiswa;
clrscr();
cout<<"masukan NIM = ";
cin>>mahasiswa.nim;
cout<<"masukkan Nama = ";
cin>>mahasiswa.nama;
cout<<"maukkan Nilai Akhir = ";
cin>>mahasiswa.nilai;
cout<<"\n\nData Yang di Inputkan adalah : \n\n";
cout<<"NIM = "<<mahasiswa.nim<<endl;
cout<<"Nama = "<<mahasiswa.nama<<endl;
cout<<"Nilai Akhir = "<<mahasiswa.nilai<<endl;
getch();
}

Save beri nama struct1
hasilnya :


Sekarang kita buat file struct2
Listingnya :

/* Program penggunaan structur2 */

#include<conio.h>
#include<iostream.h>
#include<stdio.h>

main()
{

struct data
{
char nim[10],nama[15];
int nilai;
};

clrscr();
data mahasiswa;
cout<<"masukan NIM = ";
cin>>mahasiswa.nim;
cout<<"masukkan Nama = ";
cin>>mahasiswa.nama;
cout<<"maukkan Nilai Akhir = ";
cin>>mahasiswa.nilai;
cout<<"\n\nData Yang di Inputkan adalah : \n\n";
cout<<"NIM = "<<mahasiswa.nim<<endl;
cout<<"Nama = "<<mahasiswa.nama<<endl;
cout<<"Nilai Akhir = "<<mahasiswa.nilai<<endl;
getch();
}

Hasilnya :



Perbedaan dari 2 contoh diatas adalah perbedaan penggunaan dari bentuk umum. Contoh struct1 menggunakan bentuk umum yang ke 2, sehingga penggunaan nama struktur bisa langsung digunakan tanpa harus dideklarasikan nama variabel lain. sedangkan contoh struct2, menggunakan bentuk umum yang ke 1, sehingga penggunaannya harus dideklarasikan lagi oleh nama variabel lain yang menggunakan tipe dari nama struktur itu sendiri.


Menggabungkan struktur dengan array dan function


Bentuk Umumnya :
struct
{
elemen_strukutur;
............................;
}nama_tipe_struktur[jml_index];
Catatan : jml_index array dideklarasikan bisa di nama struktur atau di elemen struktur. Perbedaannya adalah jika di letakkan di nama struktur maka ketika digunakan yang punya pelaku perulangan adalah nama struktur. Sedangkan jika diletakkan di elemen struktur maka ketika digunakan yang punya pelaku perulangan adalah elemen strukturnya

Untuk contoh kita mulai klik Start Program lalu cari Borland C++ ,atau jika ada sortcut di desktop klik borland pada desktop.

Setelah tampilan borland muncul klik New - Text Edit


Lalu masukkan text code berikut :

/* Program penggunaan structur pada function */

#include<conio.h>
#include<iostream.h>
#include<stdio.h>

main()
{
int i,j=1,k=1;
struct
{
char nim[5];
char nama[15];
float nilai;
}mhs[5];
clrscr();
for(i=0;i<2;i++)
{
cout<<"Data Ke- "<<k++<<endl;
cout<<"Masukkan NIM = ";cin>>mhs[i].nim;
cout<<"Masukkan Nama = ";cin>>mhs[i].nama;
cout<<"Masukkan Nilai Akhir = ";cin>>mhs[i].nilai;
cout<<endl;
}
clrscr();
for(i=0;i<2;i++)
{
cout<<"Data Ke- "<<k++<<endl;
cout<<"NIM = "<<mhs[i].nim<<endl;
cout<<"Nama = "<<mhs[i].nama<<endl;
cout<<"Keterangan yang didapat = ";
}
getch();
}
/*cout<<ket(mhs[i].nilai)<<endl;
cout<<endl;
}
getch();
char ket(float n)
if(n>65)
{
return 'L';
else
return 'G';
};*/

Catatan : Penggunaan Struktur dengan array, dapat dilakukan dengan mengelompokkan variabel-variabel array kedalam nama struktur. Sehingga bisa terlihat bedanya variabel array dengan variabel biasa.

Hasilnya :










Jika ada pertanyaan silakan berkomentar.

Jangan Lupa like dan share.

Bejar Pemrograman di fajaryusuf.com aja. :)

Friday, June 3, 2016

Borland C++ : Fungsi

Fungsi

Fungsi (Function) merupakan blok dari kode yang dirancang untuk melaksanakan tugas khusus.
Kegunaan dari fungsi ini adalah untuk:
  •  Mengurangi pengulangan penulisan program yang berulangan atau sama.
  •  Program menjadi lebih terstruktur, sehingga mudah dipahami dan dapat lebih dikembangkan Pemanggilan Fungsi dapat berulang-ulang dengan cara memanggil nama fungsinya.

Struktur Fungsi 

Sebuah fungsi sederhana mempunyai bentuk penulisan sebagai berikut :
nama_fungsi(argumen)
{
pernyataan/perintah;
}

Fungsi dapat dibedakan menjadi 2.
  • Fungsi sederhana(tanpa parameter)
  • Fungsi Berparameter

Untuk contoh kita mulai klik Start Program lalu cari Borland C++ ,atau jika ada sortcut di desktop klik borland pada desktop.

Setelah tampilan borland muncul klik New - Text Edit

borland fungsi


Lalu masukkan text code berikut :
/* pembuatan fungsi garis()*/
#include<conio.h>
#include<stdio.h>
#include<iostream.h>

garis()
{
printf("\n---------------------\n");
}

/*program utama*/
main()
{
clrscr();
garis();//memanggil fungsi garis
cout<<"FAJARYUSUF.COM COOL"<<endl;
garis();//memanggil fungsi garis
getche();
}



Penjelasan Coding :
garis() { printf("\n------------------------\n");} ; membuat variabel bebas garis yang menjadi fungsi yang berisi nilai memunculkan -------------------------------.

garis(); ; memanggil isi dari variabel garis/fungsi dari garis

Lalu Klik Debug - Run atau tekan ctrl+f9 untuk melihat hasil program yang kita buat.


Prototype Fungsi adalah mejelaskan kepada kompiler tentang tipe data fungsi, jumlah parameter, tipe data dari masing-masing parameter.
Prototipe fungsi dituliskan di atas blok program utama dan diakhiri dengan tanda qualifier titik koma (;), sedangkan blok program fungsi yang mengandung perintah-perintah atau pernyataan-pernyataan dari program berada di bawah blok program utama yang memiliki keuntungan sebagai berikut:
  • Komplier akan melakukan konveri antara tipe parameter dalam definisi dan parameter fungsi.
  • Jika jumlah parameter yang digunakan dalam definisi fungsi dan pada saat pemanggilan fungsi berbeda atau tidak sama, maka akan menunjukan kesalahan

 

Parameter Fungsi

adalah suatu pendefinisian nilai-nilai dari objek-objek yang dideklarasikan pada bagian argumen di fungsi.Nilai-nilai pada objek-objek tersebut didapat dari variabel-variabel yang barada pada program utama
  • Parameter formal adalah variabel yang terdapat pada daftar parameter yang berada didalam definisi fungsi.
  • Parameter Aktual adalah variabel yang digunakan pada pemanggilan suatu fungsi
Bentuk penulisan Parameter Formal dan Parameter Aktual.

Yang Perlu diperhatikan dalam pembuatan Fungsi berparameter :
  1. Jumlah Parameter aktual dan parameter formal harus sama
  2. Tipe data yang digunakan oleh parameter harus sama
  3. Tipe pemanggilan fungsi

Untuk contoh kita mulai klik Start Program lalu cari Borland C++ ,atau jika ada sortcut di desktop klik borland pada desktop.

Setelah tampilan borland muncul klik New - Text Edit



Lalu masukkan text code berikut :

/* Pengunaan Prototipe pada fungsi*/
#include<conio.h>
#include<stdio.h>
#include<iostream.h>

char coment(char ket[30],int n);//prototipe fungsi

main()
{
char lagi,c[30];
int i;
atas:
clrscr();
{
cout<<"Masukkan nilai = ";cin>>i;
coment(c,i);//parameter formal
cout<<c;
cout<<"\n\ningin input lagi[Y/T]: ";cin>>lagi;
}
if(lagi=='Y'||lagi=='y')
goto atas;
else
getch();
}
//blok program fungsi dengan parameter aktual
char coment(char ket[30],int n)
{
int a;
a=n%2;
if(a==1)
strcpy(ket,"--Bilangan Ganjil--");
else
strcpy(ket,"--Bilangan Genap--");
}

penjelasan coding :
karena i dimulai dari angka 1 dan dikali dua seterusnya hasinya adalh bilangan ganjil ,maka selain itu genap

Lalu Klik Debug - Run atau tekan ctrl+f9 untuk melihat hasil program yang kita buat.



Pemanggilan Fungsi Berparameter

  1. Pemanggilan Secara Nilai
  2. Pemanggilan Secara Reference
  3. Pemanggilan Return

Pemanggilan Secara Nilai(by Value) 

pemanggilan fungsi dengan nilai akan menyebabkan nilai parameter aktual tidak akan berubah, walaupun nilai parameter formalnya berubah.

/* Pengunaan Call By Value*/
/* Program Tambah Nilai*/
#include<conio.h>
#include<stdio.h>
#include<iostream.h>

tambah(int m, int n);

main()
{
int a,b;
a=5;
b=9;
clrscr();
cout<<"Nilai Sebelum Fungsi Digunakan";
cout<<"\na="<<a<<" b="<<b;
tambah(a,b);
cout<<"\nNilai Setelah Fungsi Digunakan";
cout<<"\na="<<a<<" b="<<b;
getch();
}
tambah(int m,int n)
{
m+=5;
n+=7;
cout<<"\n\nNilai di dalam fungsi tambah()";
cout<<"\nm="<<m<<" n="<<n;
cout<<endl;
}


Lalu Klik Debug - Run atau tekan ctrl+f9 untuk melihat hasil program yang kita buat.


Pemanggilan Secara Reference

pemanggilan fungsi dengan nilai akan menyebabkan nilai parameter aktual berubah, dengan cara merubah nilai parameter formalnya. Untuk pemanggilan by reference memerlukan sebuah pointer ( * ) didepan nama parameter formalnya, dan ( & ) untuk nama parameter aktualnya.

/* Pengunaan Call By Reference*/
/* Program Tambah Nilai*/
#include<conio.h>
#include<stdio.h>
#include<iostream.h>

tambah(int *c, int *d);

main()
{
int a,b;
a=4;
b=6;
clrscr();
cout<<"Nilai Sebelum Pemanggilan Digunakan";
cout<<"\na="<<a<<" b="<<b;
tambah(&a,&b);
cout<<endl;
cout<<"\nNilai Setelah Pemanggilan Digunakan";
cout<<"\na="<<a<<" b="<<b;
getch();
}
tambah(int *c,int *d)
{
*c+=7;
*d+=5;
cout<<"\n\nNilai di akhir fungsi tambah()";
cout<<"\nc="<<*c<<" d="<<*d;
cout<<endl;
}

Lalu Klik Debug - Run atau tekan ctrl+f9 untuk melihat hasil program yang kita buat.





Pemanggilan Secara Return

Dilakukan untuk melakukan pengiriman suatu nilai atau nilai dari suatu fungsi kepada fungsi yang lain yang memanggilnya.

/*Pernyataan Return pd Fungsi*/
#include<conio.h>
#include<iostream.h>
#include<stdio.h>

float luas(int r)//fungsi luaslingkaran
{
return(3.14*r*r);
}

float kel(int r)//fungsi kel lingkaran
{
return(3.14*2*r) ;
}

main()
{
int j;
clrscr();
cout<<"Masukkan Jari-jari = ";cin>>j;
cout<<"Luas Lingkaran = "<<luas(j)<<endl;
cout<<"Keliling lingkaran = "<<kel(j);
getch();
}

Lalu Klik Debug - Run atau tekan ctrl+f9 untuk melihat hasil program yang kita buat.









Jika ada pertanyaan silakan berkomentar.

Jangan Lupa like dan share.

Bejar Pemrograman di fajaryusuf.com aja. :)

Thursday, May 26, 2016

Borland C++ : Pointer & Marco

Pointer & Marco

POINTER

Merupakan sebuah variabel yang berisi alamat dari variabel lain. Suatu pointer dimaksudkan untuk menunjukan ke suatu alamat memori sehingga alamat dari suatu variabel dapat diketahui dengan mudah.

Operator Pointer
Terdapat dua macam operator pointer yang disediakan oleh Borland C++:
1. Operator dereference ( & )
2. Operator reference ( * )

Operator dereference ( & )
•Operator ini biasa disebut dengan “address of” atau operator alamat. Dengan menggunakan operator dereference(&) ini, suatu variabel akan menghasilkan alamat lokasi memori.


Operator reference
Operator ini biasa disebut dengan “value pointed by”. Dengan menggunakan operator reference (*) ini, menghasilkan nilai yang berada pada suatu alamat memori



Penggunaan Pointer 
  • Dapat digunakan untuk mendeklarasikan variabel bertipe data string tanpa harus dideklarasikan batasan karakternya.
  • Dapat digunakan dalam penggunaan FUNGSI yaitu saat pemanggilan secara nilai dan refernsi

 

MACRO

Preprocessor Directives
Preprocessor directive merupakan suatu perintah yang termasuk kedalam program, tetapi bukanlah instruksi dari program itu sendiri, tetapi untuk preprocessor
– #define
– #include
– #if #endif
– #if #else #endif
– #elif
– #undef
– #ifdef #ifndef

Pembuatan File Header 
  • File Header adalah suatu file dengan akhiran .h
  • File ini sebenarnya berisikan deklarasi fungsi dan definisi konstanta. Selain file-file header standar yang disediakan oleh C++, kita dapat juga membuat file header sediri, dengan cara yang sama seperti membuat disediakan oleh C++, kita dapat juga membuat file header sediri, dengan cara yang sama seperti membuat file editor. Yang harus diperhatikan pada saat menyimpan file header yang telah dibuat harus digunakan akhiran .h














Monday, May 23, 2016

Array : Borland C++

Array

Variabel Larik atau lebih dikenal dengan ARRAY adalah Tipe terstruktur yang terdiri dari sejumlah komponen-komponen yang mempunyai tipe sama. Suatu Array mempunyai jumlah komponen yang banyaknya tetap. Banyaknya komponen dalam suatu larik ditunjukan oleh suatu indeks untuk membedakan variabel yang satu dengan variabel yang lainnya.

Variabel array dalam Borland C++, dapat digolongkan menjadi dua buah dimensi:
  • Array Berdimensi Satu.
  • Array Berdimensi Dua

Array Dimensi 1

Bentuk Umum pendeklarasian array :
 Tipe_Data Nama_Variabel[Ukuran]
Penjelasan :
*Tipe Data : Untuk menyatakan type data yang digunakan
*Ukuran : Untuk Menyatakan jumlah maksimum elemen array

Contoh Pendeklarasian Array :
floar Nil_Akhir[6];
array

Inisilaisasi/pemberian nilai awal array dimensi 1
Tipe_Data nama_array[jml_elemen] = { nilai array };
Dan pengaksesan pemanggilan datanya bisa menggunakan/memanggil subindeksnya
Nama_Array[Subscript/Index]
Contoh :
Nil_Akhir[3];
Nil_Akhir[1];
Nil_Akhir[0];


Untuk contoh kita mulai klik Start Program lalu cari Borland C++ ,atau jika ada sortcut di desktop klik borland pada desktop.

Setelah tampilan borland muncul klik New - Text Edit

borland


Lalu masukkan text code berikut :

/*Inisialisasi Array Dimensi1*/

#include<conio.h>
#include<iostream.h>

main()
{
char hari[7][10]=
{"Minggu","Senin","Selasa","Rabu","Kamis","Jum'at","Sabtu"};
clrscr();
cout<<"Nama-nama hari:"<<endl;
cout<<hari[0]<<endl<<hari[1]<<endl<<hari[2]<<endl<<hari[3]<<endl<<hari[4]
<<endl;
getch();
}

Penjelasan Coding :
char hari[7][10] = char adalah tipe data yang digunakan, 7 adalah elemen array yang dapat ditampung,10 adalah jumlah karakter yang bisa ditampung dalam 1 elemen.
{ } = elemen array harus berada didalam kurung kurawal
cout<<hari[0] = menampilkan isi dari elemen array yang ada di variabel hari yang mempunyai urutan array 0 dalam bahasa komputer,dan dalam bahasa kita yng berarti yang pertama, yaitu minggu

Jika ada pertanyaan silakan melalui komentar :)

Lalu Klik Debug - Run atau tekan ctrl+f9 untuk melihat hasil program yang kita buat.

borland

 Untuk contoh kedua silakan masukkan listing berikut :

/*Program Array Satu Dimensi*/

#include<conio.h>
#include<stdio.h>
#include<iostream.h>
#include<iomanip.h>

main()
{
int i;
char nama[5][20];
float nilai1[5];
float nilai2[5];
float hasil[5];
clrscr();
/*Proses Looping Input variabel array*/
for(i=1;i<=2;i++)
{
    cout<<"Data Ke-"<<i<<endl;
   cout<<"Nama Siswa     : ";gets(nama[i]);
   cout<<"Nilai MidTest  : ";cin>>nilai1[i];
   cout<<"Nilai Final    : ";cin>>nilai2[i];
   hasil[i]=(nilai1[i]*0.40)+(nilai2[i]*0.60);
   cout<<endl;
}
/*Proses Output Judul Kolom*/
cout<<"====================================="<<endl;
cout<<"MidTest Final";
cout<<" Ujian"<<endl<<endl;
cout<<"No. Nama Siswa Nilai1 Nilai2 ";
cout<<"Hasil"<<endl;
cout<<"====================================="<<endl;
/*Proses Looping Output Variabel Array*/
for(i=1;i<=2;i++)
{
cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(5)<<i;
cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(10)<<nama[i];
cout<<setprecision(2)<<"    "<<nilai1[i];
cout<<setprecision(2)<<"     "<<nilai2[i];
cout<<setprecision(2)<<"    "<<hasil[i]<<endl;
}
cout<<"====================================="<<endl;
getch();
}
Penjelasan coding :
perbedaan antara tipe data yang lainnya adalah batasan karakter, seperti coding di atas char nama[5][20] yang 5 adalah jumlah elemen array sedangkan 20 adalah batasan karakter,berbeda dengan nilai1[5] ,5 adalah jumlah elemen arraynya.

for(i=1;i<=2;i++) ; untuk pengulangan  luping menjadi dua kali ,contoh diatas adalah untuk penginputannya.

setiosflags(ios::left)<<setw(5) ; berfungsi untuk rata kiri lalu jumlah sepasinya 5

setprecision ; juga berfungsi sebagai perapih jarak karakter

nama[i] ; memanggil isi dari variabel nama yang sesuai urutan array keberapa sesuai data pengulangan (i)nya.

Lalu Klik Debug - Run atau tekan ctrl+f9 untuk melihat hasil program yang kita buat.


 

Saturday, May 14, 2016

Perulangan : Borland C++

Perulangan 

Perintah For

Proses looping yang menggunakan perhitungan (counter) yang sudah pasti (misalnya variabel k=1,2,...,n; j=m, m-1,...,5; dan sebagainya) dapat dibuat menggunakan pernyataan for.
Bentuk Umum:
for ( inisialisasi; syarat pengulangan;
pengubah nilai pencacah )
{
pernyataan / perintah;
pernyataan / perintah;
pernyataan / perintah;
}
Kegunaan dari masing-masing argumen for diatas adalah :
  • Inisialisasi; merupakan bagian untuk memberikan nilai awal untuk variabel-variabel tertentu.
  • Syarat Pengulangan; memegang kontrol terhadap pengulangan, karena bagian ini yang akan menentukan suatu perulangan diteruskan atau dihentikan.
  • Pengubah Nilai Pencacah; mengatur kenaikan atau penurunan nilai pencacah.
Untuk contoh kita mulai klik Start Program lalu cari Borland C++ ,atau jika ada sortcut di desktop klik borland pada desktop.

Setelah tampilan borland muncul klik New - Text Edit



Lalu masukkan text code berikut :
/* --------------------------- */
/* Program for - bilangan naik */
/* --------------------------- */
#include<stdio.h>
#include<conio.h>
#include<iostream.h>
main( )
{
int a;
clrscr( );
for(a = 1; a <= 10; ++a)
cout<<a;
getch( );
}

Penjelasan Coding :
for(a = 1; a<=10; ++a) ; untuk variabel a diberi nilai 1, a tidak boleh lebih dari 10 karena a kurang dan sama dengan 10, a++ adalah untuk a bertambah 1,jika tadi nilai a 1 ditambah 1 lagi jadi dua,sampai tidak melebih 10.
maka hasilnya a adalah 12345678910

Lalu Klik Debug - Run atau tekan ctrl+f9 untuk melihat hasil program yang kita buat.







Perintah Nested For

Pernyataaan Nested for adalah suatu perulangan for didalam perulangan for yang lainnya. Bentuk umum pernyataan Nested for sebagai berikut :
for ( inisialisasi; syarat pengulangan; pengubah nilai pencacah )
{
for ( inisialisasi; syarat pengulangan; pengubah nilai pencacah)
{
pernyataan / perintah;
}
}

Untuk contoh kita mulai klik Start Program lalu cari Borland C++ ,atau jika ada sortcut di desktop klik borland pada desktop.

Setelah tampilan borland muncul klik New - Text Edit



Lalu masukkan text code berikut :

#include<stdio.h>
#include<conio.h>
main( )
{
int a, b;
clrscr( );
for(a = 1; a <= 5; a++)
{
printf("\n");
for(b = a; b <= 5; b++)
printf(" %d ",a);
}
getch();
}













Penjelasan Coding :
for a ; digunakan untuk membuat nilai 1 sampai dengan 5 , 12345

printf(\n) ; digunakan untuk membuat baris baru

for b ; sama seperti for a digunkan untuk membuat nilai 1 sampai dengan 5,tapi sekarang karna ada dua variabel yg bertabrakan a akan menjadi baris dan b akan menjadi kolom dan semua ditampung di variabel a.

printf(" %d ",a) ; Memunculkan variabel a

Lalu Klik Debug - Run atau tekan ctrl+f9 untuk melihat hasil program yang kita buat.

Perintah Goto

Pernyataan goto merupakan instruksi untuk mengarahkan eksekusi program ke-pernyataan yang diawali dengan suatu label. Label merupakan suatu pengenal (identifier) yang diikuti dengan tanda titik dua ( : ).
Bentuk pemakaian goto sebagai berikut:
goto label;

Untuk contoh kita mulai klik Start Program lalu cari Borland C++ ,atau jika ada sortcut di desktop klik borland pada desktop.

Setelah tampilan borland muncul klik New - Text Edit



Lalu masukkan text code berikut :

#include<iostream.h>
#include<stdio.h>
#include<conio.h>
main( )
{
int a, b;
char lagi;
atas:
clrscr( );
cout<<"Masukkan Bilangan = ";
cin>>a;
b = a % 2;
printf("Nilai %d %% 2 adalah = %d",a, b);
printf("\n\nIngin Hitung Lagi [Y/T] : ");
lagi = getche() ;
if (lagi == 'Y' || lagi == 'y')
goto atas;
getch( );
}


Penjelasan Coding :
print f(ingin hitung lagi[y/t] : ) ; memunculkan kata "ingin hitung lagi[y/t]
 lagi =getche() ; memasukkan nilai lagi dan layar tertahan

if(lagi=='y' || lagi=='Y') ; jika nilai yang kita masukkan ke lagi adalah y kecil atau Y besar
goto atas ; maka program akan kembali ke listing atas:

Lalu Klik Debug - Run atau tekan ctrl+f9 untuk melihat hasil program yang kita buat.




Perintah While

Pernyataan perulangan while merupakan instruksi perulangan yang mirip dengan perulangan for. Bentuk perulangan while dikendalikan oleh syarat tertentu, yaitu perulangan akan terus dilaksanakan selama syarat tersebut terpenuhi.
Bentuk umum perulangan while, sebagai berikut:
while ( syarat )
Pernyataan /
perintah ;
Bentuk umum perulangan while, dengan lebih dari perintah / pernyataan, sebagai berikut:
while ( syarat )
{
Pernyataan / perintah ;
Pernyataan / perintah ;
}

Untuk contoh kita mulai klik Start Program lalu cari Borland C++ ,atau jika ada sortcut di desktop klik borland pada desktop.

Setelah tampilan borland muncul klik New - Text Edit



Lalu masukkan text code berikut :

#include <stdio.h>
#include <conio.h>
main( )
{
int bil=1;
clrscr( );
while(bil<=10)
{
printf(" %d ",bil);
++bil;
}
getch( );
}


Penjelasan coding
while (bil<=10) ; mengulangi nilai variabel bil sampai dari kurang smpai sama dengan 10
{printf (bil) ++bil} ; memunculkan nilai dari bil lalu bil bertambah satu demi satu sampai menjadi 10

Lalu Klik Debug - Run atau tekan ctrl+f9 untuk melihat hasil program yang kita buat.



Thursday, May 12, 2016

Perintah Switch Case

Perintah Switch Case : Borland C++


Perintah ini merupakan pernyataan yang dirancang untuk menangani pengambilan keputusan yang melibatkan sejumlah pilihan alternatif yang diantaranya untuk menggantikan pernyataan if bertingkat.
Bentuk Umum:

switch (ekspresi integer atau karakter )
{
case konstanta-1 :
… perintah;
… perintah;
break;
case konstanta-2 :
… perintah;
… perintah;
break;
default :
… perintah;
… perintah;
}



Untuk contoh kita mulai klik Start Program lalu cari Borland C++ ,atau jika ada sortcut di desktop klik borland pada desktop.

Setelah tampilan borland muncul klik New - Text Edit



Lalu masukkan text code berikut :

#include <stdio.h>
#include <conio.h>
#include <iostream.h>
main()
{
char kode,lagi;
atas:
clrscr();
cout<<"MASUKAN KODE BARANG [A..C]: ";
kode = getche();
cout<<'\n';
switch (kode)
{
case 'A':
case 'a':
cout<<"Alat Olah Raga";
break;
case 'B':
case 'b':
cout<<"Alat Elektronik";
break;
case 'C':
case 'c':
cout<<"Alat Masak";
break;
default:
cout<<"Anda Salah Memasukan Kode";
}
cout<<'\n';
cout<<"\nIngin Pilih Lagi [Y/T]: ";
lagi = getche();
if(lagi == 'Y' || lagi =='y')
goto atas;
getch();
}


Penjelasan coding :
switch ; mencoba memilih (kode)
case 'A' ; pilihan a
cout<<"Alat olahraga" ; maka tampilan muncul alat olahraga.
break ; tutup case A

cout "ingin pilih lagi[Y/T]; menampilkan ke layar pilihan kita masukan Y atau T
lagi = getche() ; lagi tahan layar
if(lagi =='y') ; jika pilihan inputan untuk lagunya Y
goto atas ; makan kembali ke listing atas ("liat koding "atas:" ada dilisting)


Lalu Klik Debug - Run atau tekan ctrl+f9 untuk melihat hasil program yang kita buat.



Jika ada pertanyaan silakan berkomentar ya :)


















Friday, May 6, 2016

Kondisi IF

Kondisi IF : Borland C++

Perintah IF
Perintah if berguna untuk memilih satu dari 2 atau lebih alternatif jawaban yang tersedia. Jika perintah if tersebut terdiri dari 2 atau lebih pernyataan.

Bentuk Umum:
if (kondisi)
{ pernyataan }


Contoh:
discount=0;
If(nilai_beli>10000)
{ discount=(10/100)*nilai_beli;
bonus=“Payung”
}


Arti dari source code diatas adalah jika nilai pembelian lebih dari 10000 maka akan mendapat discount 10%. Selain itu juga akan mendapatkan bonus payung.


Perintah IF ELSE
Bentuk Umum :
if (kondisi)
pernyataan 1
else
pernyataan 2


Untuk contoh kita mulai klik Start Program lalu cari Borland C++ ,atau jika ada sortcut di desktop klik borland pada desktop.

Setelah tampilan borland muncul klik New - Text Edit



Lalu masukkan text code berikut :

#include <stdio.h>
#include <conio.h>
main()
{
int nilai,tugas;
printf("Masukan Sebuah Nilai: ");scanf("%d",&nilai);
printf("Masukan Nilai Tugas: "); scanf("%d",&tugas);
if(nilai>70)
printf("Lulus \n");
else
printf("Tidak Lulus \n");
getch();
}
Penjelasan Coding :
if (nilai >70) ; Jika nilai yang kita masukkan lebih dari 70
printf("lulus") ; hasil output akan Lulus
else ; tetapi jika tidak
printf ("tidak lulus") ; hasil output Tidak Lulus

 Lalu Klik Debug - Run atau tekan ctrl+f9 untuk melihat hasil program yang kita buat.
Nilai 80 dan Hasil Lulus
Nilai 60 dan Hasil Tidak Lulus





Perintah IF ELSE MAJEMUK
Bentuk Umum :
Bentuk Umum:
if (kondisi)
{perintah1;
perintah2;
......
.....}
else
{perintah1;
perintah2;
......
......}


Sebagai contoh masukkan text code berikut :
main( )
{
char gol, jab[10];
long gapok=0;
clrscr( );
cout<<endl<<" Data Jabatan"<<endl
<<" = = = = = = = = = = = = = = = ="<<endl;
cout<<" Masukan Golongan [1/2]: ";cin>>gol;
if(gol=='1')
{ strcpy(jab,"Direktur");
gapok=5000000;
}
else if(gol=='2')
{
strcpy(jab,"Manajer");
gapok=4000000;
}
cout<<" Jabatan = "<<jab<<endl;
cout<<" Gaji Pokok ="<<gapok<<endl;
getch ( );
}
Penjelasan Coding :
Sama seperti sebelumnya hanya perbedaan coding ini memakai strcpy jadi memasukkan nilai string kesuatu variabel.
if gol=='1' ; jika golongan yang kita pilih adalah 1 maka
strcpy jab,direktur ; maka variabel jabatan akan bernilai Direktur
gapok=5000000; dan gapok akan bernilai 5000000.
else if gol=='2' ; tetapi jika yang dipilih gol 2 ..
dan seperti seblumnya..


 Lalu Klik Debug - Run atau tekan ctrl+f9 untuk melihat hasil program yang kita buat.
Golongan dipilihn 1 maka outputnya Jabatan = Direktur ,Gaji Pokok = 5000000

Golongan dipilihn 2 maka outputnya Jabatan = Manajer ,Gaji Pokok = 4000000




Perintah IF dalam IF (NESTED IF)
Perintah if dalam if sering disebut nested-if. Perintah ini mempunyai bentuk
umum sebagai berikut:

If(kondisi1)
{
if(kondisi2)

{pernyataan1;}
else{pernyataan2;}
}
Else
{
if(kondisi2)

{pernyataan1;}
else
{pernyataan2;}
}


Sebagai contoh masukkan text code berikut :

#include<stdio.h>
#include<conio.h>
#include<iostream.h>
main( )
{
char kode,ukuran,merk[15];
long harga=0;
clrscr( );
cout<<"Kode Baju : (1/2) =";cin>>kode;
cout<<"Ukuran : (S/M/L/XL) =";cin>>ukuran;
if (kode=='1')
{
strcpy(merk,"H & R");
if (ukuran=='S' || ukuran =='s')
harga=45000;
else
harga=60000;
}
else if (kode=='2')
{
strcpy(merk," Adidas");
if (ukuran=='S' || ukuran == 's')
harga=65000;
else
harga=75000;
}
else
cout<<"Salah Kode Baju"<<endl;
cout<<"------------------------"<<endl;
cout<<"Merk Baju : "<<merk<<endl;
cout<<"Harga Baju : "<<harga<<endl;
getch();
}
Penjelasan Coding :
sama seperti contoh if sebelumnya hanya saja nested if ini ada 2 kondisi pilihan, contoh di coding ini ada dua kondisi(IF PERTAMA) pilihan yang pertama kita harus memilih kode baju (1/2) yang menentukan merek jika 1 maka merek "h&R" jika 2 maka merek "Adidas"(pernyataan1) ,dan ada kondisi lagi(IF KEDUA) setelah itu kita harus memilih ukuran (S,M,L,XL) ,jika S untuk H&R maka harga 45000, selain ukuran S misalnya M ,L, XL harga 60000(pernyataan kedua)
.

 Lalu Klik Debug - Run atau tekan ctrl+f9 untuk melihat hasil program yang kita buat.



Jika ada pertanyaan silakan berkomentar ^^











Monday, May 2, 2016

Fungsi Strcmp

Fungsi Strcmp

Fungsi ini dipakai untuk membandingkan string str1 dengan string str2. Hasil dari fungsi ini bertipe int berupa nilai negatif (str1 kurang dari str2), nol(str1=str2), positif(str1 lebih dari str2).

Bentuk Umum:
var_int = strcmp(str1, str2);

Klik Start Program lalu cari Borland C++ ,atau jika ada sortcut di desktop klik borland pada desktop.

Setelah tampilan borland muncul klik New - Text Edit



Lalu masukkan text code berikut :
#include <string.h>
#include <iostream.h>
#include <conio.h>
main( )
{
char a1[ ] = "Fajar";
char a2[ ] = "Muhammad";
char b1[ ] = "Yusuf";
clrscr( );
cout<<"Hasil Perbandingan "<<a1<<" dan"<<a2<<"->";
cout<<strcmp(a1,a2)<<endl;
cout<<"Hasil Perbandingan "<<a2<<" dan"<<a2<<"->";
cout<<strcmp(a2,a1) <<endl;
cout<<"Hasil Perbandingan "<<a1<<" dan"<<b1<<"->";
cout<<strcmp(a1,b1) <<endl;
getch( );
}
 Penjelasan coding :
 strcmp (a1,a2) ; memperbandingkan jumlah karakter




 Lalu Klik Debug - Run atau tekan ctrl+f9 untuk melihat hasil program yang kita buat.





Fungsi Strln

Fungsi Strln : Borland C++

Fungsi ini dipakai untuk menghitung jumlah karakter argumennya.
Bentuk Umum:
strlen(str);

#include <stdio.h>
#include <conio.h>
#include <string.h>
#include <iostream.h>
main( )
{
char huruf[20];
char pindah[20];
clrscr( );
cout<<"Masukkan Sembarang Kata =";
gets(huruf);
cout<<"Panjang Kata Yang Diinputkan= ";
cout<<strlen(huruf);
getch( );
}

 Penjelasan Coding :
strlen(huruf) ; memberikan jumlah karakter huruf yang ada di variabel huruf


Lalu Klik Debug - Run atau tekan ctrl+f9 untuk melihat hasil program yang kita buat.







TENTANG SITUS

SITUS INI ADALAH SITUS PEMBELAJARAN PEMROGRAMAN DAN JUGA PEMAHAMAN TERHADAP TEKNOLOGI KOMPUTER. KALIAN BISA MENGIKUTI PEMBELAJARAN PEMROGRAMAN DENGAN BERTAHAP PADA MATERI YANG SUDAH SAYA SEDIAKAN, JIKA ADA MATERI YANG MEMBINGUNGKAN SILAKAN LAKUKAN KOMENTAR PADA MATERI YANG ANDA TANYAKAN ATAU KALIAN BISA MENGHUBUNGI SAYA DIHALAMAN KONTAK.

https://smallseotools.com/