Showing posts with label music tips. Show all posts
Showing posts with label music tips. Show all posts

Sunday, April 17, 2016

Mengenal nada DO,RE,MI || Know tone DO, RE, MI

Mengenal nada DO,RE,MI ||  Know tone DO, RE, MI


Untuk melangkah lebih jauh bagaimana bermaen music(khususnya pecinta gitar), sedikit banyak kt harus mengenal solmisasi(do,re,mi,fa,sol,la,si,do).
untuk lebih memahami bagaimana music/lagu itu dimainkan.,..okey..mari kita mulai..
=>untuk memahami dan mencari not dari sebuah lagu.."terkadang kita bingung menentukan mana nada do,re,mi,dan sebagainya tersbut ditempatkan. untuk lebih mudah mencari not not dari sebuah lagu, kita harus tahu apakah nada awal dari sebuah lagu itu dimainkan..; misalnya kita menyanyikan lagu diawali dengan nada MAYOR;
=>(Amayor,Bmayor,Cmayor dan sebagainya), maka bisa dibilang nada yg kita ambil sebagai nada dasar = "DO" .
apabila kita memainkanya diawali dengan nada2 minor (Am,Bm,Cm dan sbgainya), maka bisa dibilang nada yg awal kita memainkan/menyanyikan lagu dinamakan/diawali dengan nada ="La"
note: nada awal mayor="Do"
nada awal minor="La"

contoh:
=>lagu yg diawali dengan chord mayor, contoh: "C,D" ("C,D"berperan sebagai "do")

C=Do Dm=Re Em=mi F=fa G=sol Am=la B=si

D=do Em=re F#m=mi G=fa A=sol Bm=la C#=si

=>>lagu yang diawalai dengan chord minor
misal " Em,Dm"(Em,Dm" berperan sebagai "La")

Em=la F#=si G=do Am=re Bm=mi C=fa D=sol

Dm=la E=si F=do Gm=re Am=mi Bes=fa C=sol

Dan chord2 yang laen silahkan tentukan sendiri letaknya

jadi tentukan dimana letak nada-nada Re,Mi,Fa,Sol,Si "dengan cara mengurutkan nada sebelum dan sesudahnya..( Nada mayor= Do dan minor= La).

"Urutan nada-nada sama halnya pada chords..terdapat juga nada setengah dan satu nada..
1=Do
2=Re
3=Mi
4=Fa
5=Sol
6=La
7=Si
catatan:
nada-nada setengah terdapat pada nada " Mi-Fa " Si-Do" yang laennya nada adalah "satu nada"


To go a step further how play music (especially the guitar lovers), a little more kt should know Solmization (do, re, mi, fa, sol, la, si, do).to better understand how the music / song was played., .. okey..let get started ..=> To understand and look for notes of a song .. "sometimes we have problems deciding what tone do, re, mi, etc. that placed.'s Easier to find notes notes of a song, we must know whether the early tone of a song played ..; for example, we sing the song begins with a tone MAJOR;=> (Amayor, Bmayor, Cmayor and so on), then you could say that the tone we take as the basic tone = "DO".if we playing begins with notes of minor (Am, Bm, Cm and etc), then you could say that our initial pitch play / sing a song called / initiated with tone = "La"note: early tone major = "Do"early tone minor = "La"
example:=> Song that begins with a major chord, for example: "C, D" ( "C, D" serve as "do")
C = Do Dm = Re F = Em = mi fa sol Am = G = B = si la
D = do Em = re mi F # m = A = G = fa sol la C # Bm = = si
= >> Song that begins with minor chordeg "Em, Dm" (Em, Dm 'role as "La")
Em = la F # = si Am = G = do re mi Bm = C = D = sol fa
Dm = la E = si F = do Am = Gm = re mi fa Bes = C = sol
And chord2 which other \ in please specify your own location
so specify where the location of the notes Re, Mi, Fa, Sol, Si "by sort tone before and after .. (Nada major and minor = Do = La).
"The order of the notes as well as at chords .. can also tone and a tone half ..1 = Do2 = Re3 = Mi4 = Fa5 = Sol6 = La7 = Sinote:half tones contained in the tone of "Mi-Fa" Si-Do "which other tone is" one note "



Biasakan || Used to:
1.Comment
2.Like
3.Share

Reviewer: FajarYusuf.Com
ItemReviewed: Mengenal nada DO,RE,MI || Know tone DO, RE, MI

Tuesday, November 24, 2015

Tips Membuat Lagu Sendiri || Tips to Make Your Own Songs

Tips Membuat Lagu Sendiri || Tips to Make Your Own Songs

Tips Membuat Lagu Sendiri || Tips to Make Your Own Songs

      Tips Membuat Lagu Sendiri - Untuk menjadi pengarang lagu yang baik, diperlukan beberapa kemampuan dasar yang mendasari keberhasilan dalam berkarya serta langkah-langkah dalam berkarya. Mengarang lagu harus memiliki trik-trik yang harus di kuasai. Dengan memiliki trik-trik mengarang lagu maka bisa siap untuk mengarang lagu dengan baik. Berikut ini adalah trik-trik yang harus diketahui sebelum mengarang lagu dengan baik. Seperti apa sih cara membuat lagu? Jika ingin tahu caranya maka silahkan baca ulasan tentang 

1. Unsur-Unsur Dasar dalam Berkarya Musik.
Persyaratan dasar dalam mengarang lagu, antara lain sebagai berikut.

a.  Bakat
Bakat adalah kompetensi dasar yang di miliki manusia sejak lahir. Bakat seni seseorang kadang menurun kepada anak cucu. Bakat seni seseorang akan berkembang dengan baik apabila didukung oleh pendidikan dan lingkungan yang baik pula. Begitu juga sebaliknya, lingkungan dan prasarana yang kurang memadai tidak mendukung seseorang untuk berkembang.
b.  Pengetahuan Musik
Lagu adalah hasil karya musik berupa rangkaian nada-nada dan syair yang sengaja disusun untuk mengungkapkan pkiran dan perasaan. Untuk membuat lagu, seseorang komponis harus memiliki beberapa pengetahuan dasar musik.
          Pengetahuan dasar musik, antara lain sebagai berikut.
     1.  Pengetahuan Dasar Teori Musik
          Pengetahuan dasar teori musik meliputi
          a.  bentuk dan nilai nada.
          b.  bentuk dan nilai tanda diam.
          c.  birama dan tanda birama.
          d.  anda tempo, dinamik, dan ekspresi.
          e.susunan dan watak tangga nada.
          f.  interval dan sifat-sifat interval.
     2.  Pengetahuan Dasar Melodi
          Melodi adalah rangkaian nada berdasarkan tinggi rendah atau naik turunnya.
     3.  Pengetahian dasar Ritme
          Ritme adalah gerak yang teratur mengalir karena turunnya aksen secara tetap. Keindahan ritme akan 
          labih terasa apabila adanya jalinan perbedaan nilai dari satuan bunyi.
     4.  Pengetahuan Dasar Ilmu Harmoni
          Harmoni adalah keselarasan paduan bunyi. Secara teknis, harmoni meliputi susunan dan hubungan 
          paduan bunyi dengan sesamanya, atau dengan bentuk keseluruhannya. Harmoni meliputi.
          a.  bentuk dan peranan akor.
          b.  bentuk-bentuk kadens.
          c.  peranan harmoni dalam sebuah lagu.
          d.  alur harmoni.
     5.  Pengetahuan Dasar Pola dan Bentuk Komposisi
          Komposisi adalah rangkaian nada untuk membuat suatu simphoni atau rangkaian unsur pokok dalam 
          membuat sebuah karya.
     6.  Pengetahuan Dasar Ilmu Vokal.
c.  Pengetahuan Bahasa Yang Baik
          Pengetahuan bahasa yang harus dimiliki seorang pengarang lagu, antara lain.
     1.  memiliki kemampuan menentukan tema lagu dan kalimat dalam mengembangkan berbagai judul lagu.
     2.  memiliki kemampuan membuat kalimat yang baik.
     3.  memiliki kemampuan memilih dan mengatur kata sehingga menimbulkan bunyi bahasa yang baik.
     4.  memiliki pengetahuan tentang ungkapan dan gaya bahasa yang baik. Pada hakikatny , lagu merupakan 
          gabungan dari nadadan untaian kata yang indah. 

2. Langkah-Langkah Mengarang Lagu
Didalam berkarya musik, khususnya pengarang lagu, tidak hanya sekedar menyusun nada menjadi melodi dan memberinya syair, tetepi membutuhkan pengetahuan yang luas serta bakat. Adapun langkah-langkah mengarang lagu sebagai berikut.

a.  Memilih Tema Lagu
Tema adalah pokok pikiran, gagasan, atau ide dasar. Dalam musik tema dapat di ambil dari kejadian sehari-hari, pengalaman hidup, cerita rakyat, kepahlawanan, cinta, dan puji-pujian. Dari tema lagu, kita dapat menyusun kalimat musik yang beraneka ragam sehingga menimbualkan melodi yang bermacam-macam sifat, bentuk, dan jenisnya.
b.  Memilih Bentuk Komposisi
          Dalam membuat komposisi musik diperlukan beberapa proses, diantaranya.
     1.  menyusun nada menjadi melodi.
     2.  menyusun nada menjadi harmoni.
     3.  menggabuangkan melodi dan harmoni menjadi suatu komposisi musik.
     4.  menyusun frase untuk menyusun kalimat lagu.
     5.  menyusun gerakan musik yang sesuai sengan bentuk komposisi musik.
          Berbagai bentuk komposisi antara lain
     1.  bentuk binair sederhana, yaitu (AA dan AB).
     2.  bentuk ternair, yaitu (AAB, ABC, AAB, dan AA'B).
     3.  bentuk variasi.

          Lagu mempunyai bentuk binair AB dan tenair ABA; ABC; AAB; ABB.
     1.  Bentuk lagu menggunakan cyclic form (komposisi) AB.
          Cyclic form AB adalah susunan melodi pada bait kedua berbeda dengan bait pertama. Berikut contoh lagu bentuk binair.
     2.  Bentuk tenair (ABA; ABC; AAB; ABB)
          Bentuk tenair susunan melodi bait pertama di ulang oleh bait katiga, sedangkan susunat melodi bait 
          kedua berbeda sama sekali. 

     3.  Bentuk Tenair (ABA, ABC, AAB, ABB)
          Bentuk tenair susunan melodi bait pertama diulang oleh bait ketiga, sedangkan susunan melodi bait 
          kedua berbeda sama sekali. 
c.  Menentukan Tangga Nada
Memilih tangga nada berhubungan erat dengan karakter lagu yang akan dibuat. Tangga nada mayor melukiskan karakter dan sifat lagu penuh keyakinan, optimis, mantap,riang, gembira, ceria, bangga dan manyenangkan. Sementara itu, tangga nada minor melukiskan karakter pesimis, penuh, keraguan, sedih, sendu, mudah terharu, kecewa, kegagalan, dan melankolis. Dalam satu lagu juga dapat juga menggunakan dua tangga nada.
d.  Menentukan Ambitus Suara
Ambitus adalah jangkauan wilayah nada. Mengetahui pangsa pasar lagu yang akan dibuat merupakan salah satu faktor penting yang harus diperhatikan pencipta lagu. Misalnya, untuk anak-anak, remaja, orang dewasa, dan umum karena setiap kelompok masyarakat memiliki kemampuan ambitus yang berbeda. Kemampuan ambitus anak-anak lebih terbatas apabila dibandingkan dengan orang dewasa.
          Ambitus suara manusia pada umumnya dikelompokan sebagai berikut.
     1.  Ambitus suara anak-anak berkisar antara nada rendah a–d2 dan tinggi c´–f2.
     2.  Ambitus suara orang dewasa perempuan dibagi menjadi sopran antara cʹ–a2, mezzosopran antara 4–
              f2, dan alto antara f–d2.
     3.  Ambitus suara orang dewasa laki-laki dibagi menjadi tenor antara c–aʹ, bariton antara A–Fʹ, dan bas 
          antara F–dʹ.
e.  Menentukan Metrum/Ukuran Irama   
Menentukan metrum atau ukuran birama sangat mempengaruhi irama lagu yang akan diciptakan karena irama merupakan denyut nadi dan unsur pokok sebuah lagu 



Keterangan:
•      = arsir (bagian kuat)
―    = thesis (bagisn ringan)
f.  Menyusun Melodi atau Membuat Syair Lagu
Setiap pengarang lagu dalam menyusun melodi atau membuat syair lagu memiliki cara yang berbeda, namun tidak boleh berdiri sendiri, apa lagi bertentangan. Kedua faktor tersebut merupakan satu kesatuan yang utuh. 

Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menyusun sebuah melodi adalah sebagai berikut.
1.  Struktur Melodi
Sebelum menyusun melodi, sebaiknya menentukan bentuk komposisi lagu erlebih dahulu. Struktur melodi terdiri atas suatu rangkaian periode yang disusun dari beberapa frase. Satu frase melodi terbentuk dari dua moif yang melukis watak atau jiwa lagu yang akan tercipta.
2.  Gerakan Melodi
Gerak melodi ditentukan oleh irama, sedangkan cara bergerak atau jalan melodi dipengaruhi oleh inverval.

Dalam pengetahuan musik, terdapat empat macam gerak melodi, yaitu sebagai berikut.
a)  Gerak melodi rata atau mendatar melukiskan suasana tenang.
b)  Gerak melodi naik melukiskan suasana penuh dinamis.
c)  Gerak melodi turun melukiskan suasana damai dan keragu-raguan.
d)  Gerak melodi turun dan naik melikiskan suasana yang berubah-ubah, kadang senang, sedih, atau 
      sebaliknya.


     Tips to Make Your Own Song - To become a good songwriter, it needs some basic skills that underlie success in the work and the steps in the work. Compose a song must have tricks that must be mastered. By having the tricks composing it could be ready to compose a song well. Here are the tricks that must be known before composing songs well. Like what a way to make songs  If you want to know how then please read reviews

1. Basic Elements in Music Work.
The basic requirements in composing songs, among others, as follows.

a. Talent
Talent is the basic competencies in humans have had since birth. Artistic talent someone sometimes decreased to posterity. Artistic talent someone will develop well if supported by education and the environment is also good. Likewise, the environment and inadequate infrastructure does not support a person to develop.
b. Knowledge Music
The song is the result of a musical work in the form of a series of notes and the lyrics are deliberately structured to reveal pkiran and feelings. To create a song, someone composer should have some basic knowledge of music.
          Basic knowledge of music, among others, as follows.
     1. Basic Knowledge Music Theory
          Basic knowledge of music theory covers
          a. shape and tone values.
          b. the shape and value of a rest.
          c. bars and time signatures.
          d. your tempo, dynamics, and expression.
          e.susunan and character scales.
          f. interval and interval properties.
     2. Basic Knowledge Melody
          Melody is a series of tones based on the low or high rise and fall.
     3. Pengetahian basic rhythm
          The rhythm is regular flow of motion due to the decrease in fixed accents. The beauty of rhythm will
          lmore feels when the fabric of the difference in value of the units of sound.
     4. Basic Knowledge Harmony Science
          Harmony is the harmony blend of sounds. Technically, harmony includes the arrangement and relationship
          sounds blend with each other, or with the whole shape. Harmony covers.
          a. the shape and role of the chord.
          b. kadens forms.
          c. the role of harmony in a song.
          d. groove harmony.
     5. Basic Knowledge Patterns and Shapes Composition
          Composition is a series of tones to create a symphony or a series of basic elements in the
          create a masterpiece.
     6. Basic knowledge of Vocal Arts.
c. Good knowledge of English
          Knowledge of languages ​​to be owned by a songwriter, among others.
     1. have the ability to determine the theme song and the phrase in developing various song titles.
     2. have the ability to make a good sentence.
     3. have the ability to choose and arrange word causing sound good language.
     4. have knowledge of the idiom and style that is good. At hakikatny, the song is
          nadadan combination of a beautiful string of words.

2. Steps Writing Songs
In the musical work, especially songwriter, not just compiled into a melody tone and gave him a poem, but require extensive knowledge and talents. The steps composing songs as follows.

a. Choosing a theme song
The theme is the principal thoughts, ideas, or the basic idea. In the theme music can be taken from daily events, life experiences, folklore, heroism, love and praise. Of the theme song, we can construct a sentence of diverse music so menimbualkan melody diverse nature, shape, and type.
b. Choosing Form Composition
          In making the compositions required several processes, among others.
     1. compiled into a melodic tone.
     2. arrange tone into harmony.
     3. menggabuangkan melody and harmony into a musical composition.
     4. compose phrases to make sentences songs.
     5. compose musical movement in honor of the musical composition form.
          Various forms of composition, among others
     1. The simple binary form, namely (AA and AB).
     2. ternair forms, namely (AAB, ABC, AAB, and AA'B).
     3. The shape of variation.

          The song has a binary form tenair AB and ABA; A B C; AAB; ABB.
     1. The shape of the song using the cyclic form (composition) AB.
          Cyclic form AB is a composition of different melodies in the second verse with the first verse. Here's an example of a song binary form.
     2. Form tenair (ABA; ABC; AAB; ABB)
          Tenair shape arrangement of the melody repeated the first stanza by stanza katiga, while the melody susunat temple
          two totally different.
     3. Form Tenair (ABA, ABC, AAB, ABB)
          Tenair shape arrangement of the first verse melody is repeated by the third stanza, while the arrangement of the melody temple
          two totally different.
c. Stairs determine Tone
Choosing scales closely related to the character of the song that will be created. The major scale portray the character and nature of the songs are full of confidence, optimistic, steady, cheerful, happy, cheerful, proud and would this be light. Meanwhile, minor scales paint a pessimistic character, full of doubt, sadness, melancholy, maudlin, disappointment, failure, and melancholy. In one song can also use two scales.

d. Ambitus determine Sounds
Ambitus is the range of tone region. Knowing the market share of the songs that will be made is one of the important factors that must be considered songwriter. For example, for children, adolescents, adults, and the general because every community has the ability ambitus different. Ambitus ability of children is more limited when compared with adults.
          Ambitus human voice are generally grouped as follows.
     1. ambitus voices of children ranged from a low tone and a high a,Äìd2 c¬ ¥, Äìf2.
     2. ambitus sound of adult women were divided into soprano between c π,Äìa2, mezzosopran between 4,Äì
              f2, and alto between f,Äìd2.
     3. ambitus voice of an adult male is divided into between c,Äìa π tenor, baritone between A,ÄìF π, and bass
          between F,Äìd π.
e. Determine Metrum / Size Rhythm
Determining the size of the bars metrum or affect the rhythm of the song that will be created because rhythm is the pulse and the main elements of a song


Description:
, Ä ¢ = shading (strong portion)
Ai = thesis (bagisn light)
f. Making compose melody or song lyric
Every songwriter in composing a melody or make lyrics have different ways, but it should not stand alone, what else contradictory. Both factors constitute a unified whole.
Some things to consider in developing a melody is as follows.
1. The structure of melody
Before drawing up the melody, you should determine the form of the composition of the song erlebih first. Melodic structure consists of a series of structured period of some phrase. A melodic phrase made up of two moif who painted the character or soul song that will be created.
2. Melody Movement
Melodic motion is determined by the rhythm, while the melody by moving or influenced by inverval.

In the musical knowledge, there are four kinds of motion melody, is as follows.
a) Motion melody flat or horizontal depict serene atmosphere.
b) Motion melody rose depicts the full dynamic atmosphere.
c) Motion melody down depict an atmosphere of peace and hesitations.
d) Motion melody down and up melikiskan atmosphere changing, sometimes happy, sad, or
      on the contrary.




Biasakan||Used to:
1.Comment
2.Like
3.Share

Reviewer: FajarYusuf.Com
ItemReviewed: Tips Membuat Lagu Sendiri || Tips to Make Your Own Songs

Saturday, November 21, 2015

Tips Memilih Earphone || Tips for Choosing Earphones

Tips Memilih Earphone || Tips for Choosing Earphones

Tips Memilih Earphone || Tips for Choosing Earphones


          Sebelum membeli earphone, sebaiknya perhatikan kebutuhan yang Anda butuhkan. Kebutuhan ditentukan dari musik yang akan didengar. Lihat jenis musik apa yang Anda sukai dan paling sering didengarkan. Tiap jenis musik memiliki karakteristriknya sendiri-sendiri. Misalnya, jenis musik hip hop dan metal cocok dengan earphone berjenis warm yang memiliki output suara cenderung bass karena suara vokal akan lebih pelan dibanding suara bass. Sedangkan aliran musik rock dan klasik lebih cocok dengan earphone berjenis bright yang mengeluarkan suara cenderung treble.

Pilih Bentuk Earphone
Setelah menentukan kebutuhan jenis musik, sekarang pilih bentuk earphone yang sesuai dengan selera Anda. Pilihlah bentuk earphone yang membuat Anda merasa nyaman saat menggunakannya di lubang telinga. Pilih earphone berjenis IEM yang menutupi seluruh lubang kuping atau Earbud yang menempel saja di lubang telinga, tetapi tidak masuk.

Perhatikan Spesifikasi Earphone
Selain kebutuhan jenis musik dan bentuknya, Anda juga harus memerhatikan spesifikasi yang ada di dalam earphone. Beberapa spesifikasi yang perlu diperhatikan antara lain frekuensi, impedance, dan sensitivitas. Perhatikan kemampuan earphone dalam merespon frekuensi gelombang suara. Earphone yang memiliki rentang frekuensi yang besar dikatakan berkualitas baik. Rentangnya semakin lebar berarti kualitasnya semakin baik. Semakin rendah frekuensi bawahnya dan semakin tinggi frekuensi atasnya berarti semakin baik pula. Hal ini berarti earphone akan bisa memperdengarkan suara-suara yang memiliki frekuensi rendah yang mungkin saja biasanya tidak terdengar. Misalnya, frekuensi 4 Hz – 30.000 Hz. 4 Hz merupakan suara bass, sedangkan 30.000 Hz merupakan suara treble. Apabila frekuensi ujungnya semakin tinggi, maka semakin lengkap pula kualitas audionya.

Selain frekuensi, ada impedance atau hambatan yang juga harus diperhatikan. Biasanya earphone memiliki hambatan sekitar 32 ohm. Impedance rendah berkisar antara 15 ohm hingga 150 ohm. Sedangkan hambatan yang tinggi memiliki ukuran lebih dari 150 ohm. Hambatan menunjukkan resitensi yang ada di dalam earphone. Tinggi rendahnya hambatan tidak menentukan kualitas, jadi dapat kita atur sesuai dengan selera.

Sedangkan sensitivitas ditunjukkan oleh tulisan SPL (Sound Pressure Level) dalam satuan mili watt (mW) atau desibel, misalnya 114 dB/mW. Melalui sensitivitas, Anda dapat mengetahui sebesar keras suara yang dapat dikeluarkan oleh earphone tersebut. Semakin besar angkanya maka akan semakin keras suara yang akan dikeluarkan, sehingga Anda tidak perlu membesarkan volume player. Selain itu, semakin tinggi angkanya maka semakin sedikit daya yang dibutuhkan. Untuk amannya agar tidak merusak pendengaran Anda, carilah earphone yang memiliki sensitifitas <85dB. Selain itu, perhatikan juga kabel pada earphone. Earphone dengan suara berkualitas biasanya menggunakan double-side pada kabelnya.

Perhatikan Budget yang Anda Miliki
Hal ini merupakan hal yang paling penting. Setelah menimbang jenis, bentuk, dan spesifikasi, sesuaikan budget atau keuangan yang Anda miliki. Biasanya, semakin tinggi kualitas earphone, berarti semakin mahal pula harganya. Jangan tergiur oleh barang non original atau KW karena pasti tidak akan tahan lama.

Setelah membeli earphone yang berkualitas sesuai dengan selera Anda, jangan lupa melakukan burn-in agar lebih bekerja optimal. Burn-in merupakan tahap proses untuk memaksimalkan kemampuan driver. Karet pada earphone akan menjadi lebih lentur. Komposisi suara yang akan dihasilkan juga lebih optimal. Burn-in dapat dilakukan dengan cara memutar lagu selama 20 jam lebih dengan volume suara tidak terlalu tinggi. Selama proses tersebut berlangsung, kualitas suara akan berubah-ubah. Jika tidak ada perubahan kualitas suara berarti proses burn-in dianggap telah selesai.


         Before buying the earphones, you should consider the needs that you need. Determined the needs of the music that will be heard. See what kind of music you like and most often heard. Each type of music has its own karakteristriknya. For example, the type of hip hop and metal earphones fit with warm manifold which has a sound output of bass due to the vocal sound tends to be slower than the bass sound. While the flow of rock and classical music more suited to the bright manifold earphones that sound likely to treble.

Select Shape Earphone
After determining the needs of the type of music, now select the form of earphones to suit your tastes. Choose the form of earphones that makes you feel comfortable when using it in the ear hole. Choose manifold IEM earphones that cover the entire ear hole or Earbud attached only in the ear canal, but did not enter.

Note Specifications Earphones
In addition to the needs of music and shape, you should also pay attention to the specifications in the earphones. Some of the specifications that need to be considered include frequency, impedance and sensitivity. Note the earphone's ability to respond to the frequency of sound waves. Earphone has a large frequency range is said to be of good quality. The range is widening means that the quality is better. The lower frequency and higher frequency underneath it means the better. This means that the earphones will be able to play sounds that have a low frequency that might normally not be heard. For example, the frequency of 4 Hz - 30,000 Hz. 4 Hz is a bass sound, while 30,000 Hz is the treble sound. If the frequency of the higher end, the more complete is also the audio quality.

In addition to frequency, impedance or resistance that there should also be considered. Usually earphone has a resistance of approximately 32 ohms. Low impedance ranging from 15 ohms to 150 ohms. While a high resistance has a size of more than 150 ohms. Barriers shows resitensi that is in the earphones. High and low barriers do not determine the quality, so it can be set according to taste.

While the sensitivity shown by the writings of SPL (Sound Pressure Level) in units of milli-watt (mW) or decibels, for example, 114 dB / mW. Through sensitivity, you can find out by loud sounds that can be issued by the earphones. The higher the number the more loud noise will be removed, so you do not have to raise the volume of the player. Moreover, the higher the number the less power is required. To be safe so as not to damage your hearing, look for earphones have a sensitivity of <85dB. In addition, note also on the earphone cord. Earphones with quality sound normally use double-side on the cord.

Note Budget You Have
This is the most important thing. After weighing types, shapes, and specifications, adjust the budget or finance you have. Typically, the higher the quality earphones, meaning more expensive price. Do not be tempted by non-original goods or KW because it certainly will not be durable.

After buying quality earphones that suits your taste, do not forget to burn-in to make it work optimally. Burn-in is the stage of the process to maximize the ability of the driver. Rubber on earphones will become more flexible. The composition of the sound to be generated also be optimized. Burn-in can be done by rotating the song for 20 hours with the volume is not too high. During the process progresses, the sound quality will vary. If there is no change in sound quality mean burn-in process is deemed to have been completed.



Biasakan||Used to:
1.Comment
2.Like
3.Share

Reviewer: FajarYusuf.Com
ItemReviewed: Tips Memilih Earphone || Tips for Choosing Earphones

Friday, November 20, 2015

Mengenal Soundcard || Recognize Soundcard

Mengenal Soundcard || Recognize Soundcard

Mengenal Soundcard || Recognize Soundcard


        Saat ini telah banyak orang menggunakan Personal Computer (PC) atau komputer desktop sebagai pusat hiburan di rumah. Salah satu keuntungannya adalah Anda tidak memerlukan banyak device berbeda untuk mendapatkan berbagai fungsi hiburan. Komputer desktop dapat digunakan untuk berbagai fungsi hiburan seperti menonton film, mendengarkan musik atau menjalankan game imersif dan realistik. Itulah sebabnya, komputer desktop yang berfungsi sebagai pusat hiburan seharusnya mempunya kartu grafis atau graphic card (baca Mengenal Kartu Grafis (Graphic Card) Komputer) dan kartu suara atau sound card. Kartu suara inilah yang bertugas menghasilkan kualitas suara yang tinggi.

Kartu suara (sound card), disebut juga dengan audio card, audio adapter, sound adapter atau sound board, adalah kartu ekspansi komputer internal yang digunakan untuk memproses file audio sehingga dihasilkan suara (playback) dengan kualitas tinggi melalui speaker komputer. Kartu suara memutar suara dan file musik serta menangani berbagai format file audio seperti .wav, .mp3, .cda dan lain sebagainya. Jadi dapat dipastikan bahwa kwalitas suara yang dihasilkan tergantung pada kartu suara dan juga speaker yang digunakan. Untuk memaksimalkan kinerjanya, kartu suara perlu dikonfigurasi dan digunakan dengan bantuan software aplikasi dan driver, meskipun sebenarnya sistem operasi seperti Microsoft Windows dapat juga mendeteksi dan memuat driver secara otomatis.

Kartu suara dapat terintergrasi (integrated atau onboard sound card) atau berdiri sendiri (add-on atau dedicated sound card). Kartu suara yang terintegrasi memiliki fitur terbatas sehingga tidak dapat menghasilkan kualitas suara sebagaimana kartu suara yang berdiri sendiri (dedicated sound card). Namun karena sudah menyatu dengan motherboard, tentu harganya jauh lebih murah. Kartu suara yang berdiri sendiri (dedicated sound card) tidak tertanam langsung di motherboard melainkan harus dipasang melalui slot ekspansi yang ada pada motherboard. Kartu suara jenis ini memiliki beberapa peningkatan atau fitur tambahan sehingga dapat menghasilkan suara dengan kualitas tinggi (jernih dan tajam). Terkait dengan harga, kartu suara yang berdiri sendiri memiliki harga yang jauh lebih mahal.

Di bagian belakang kartu suara terdapat koneksi (port atau jack) audio dengan beberapa warna berbeda dan juga simbol-simbol konektor yang ada di samping masing-masing koneksi. Warna dari konektor ini umumnya adalah warna standar dan telah digunakan secara luas, namun beberapa merek kartu suara mungkin menggunakan warna berbeda. Berikut ini adalah beberapa koneksi yang ada di bagian belakang kartu suara:
  •     Digital out (warna putih atau kuning dengan kata "Digital out"), digunakan untuk mengirim Dolby digital atau DTS surround sound sebagai aliran audio digital tersandi ke sistem home theater atau sistem speaker digital.
  •     Sound in atau line in (warna biru dan simbol panah yang menunjuk gelombang). Koneksi ini digunakan untuk sumber audio eksternal seperti tape recorder, record player dan CD player.
  •     Microphone atau Mic (warna merah muda dan simbol microphone). Koneksi ini digunakan untuk microphone atau headphone.
  •     Sound out atau line out (warna hijau dan simbol panah yang menunjuk keluar gelombang). Merupakan koneksi suara utama untuk speaker atau headphone. Kartu suara dalam contoh ini juga mempunyai koneksi kedua (warna hitam) dan yang ketiga (warna oranye).
  •     MIDI (warna emas dengan 15 lubang kecil). Koneksi ini digunakan untuk menghubungkan instrumen musikal dan juga dapat difungsikan sebagai port game (joystick atau gamepad).


        When this has been a lot of people using the Personal Computer (PC) or a desktop computer as a home entertainment center. One advantage is that you do not need a lot of different devices to obtain a variety of entertainment functions. Desktop computers can be used for a variety of entertainment functions such as watching movies, listening to music or running the game immersive and realistic. That is why, a desktop computer that serves as an entertainment center should have possessed the graphics card or graphics card (read Knowing Graphics Cards (Graphic Card) Computer) and a sound card or sound card. This duty sound card produces high quality sound.

Sound card (sound card), also called an audio card, audio adapter, sound adapter or sound board, is an internal computer expansion card that is used to process the audio file so that the resulting sound (playback) with high quality through computer speakers. Sound cards play sounds and music files and handle a variety of audio file formats such as .wav, .mp3, .cda and others. So it can be ensured that the quality of the resulting sound depends on the sound card and speakers are used. To maximize performance, the sound card needs to be configured and used with the help of software applications and drivers, despite the fact that operating systems such as Microsoft Windows can also detect and load the drivers automatically.

Can be integrated sound card (integrated or onboard sound card) or stand-alone (add-on or a dedicated sound card). Integrated sound card has limited features so that it can not produce quality sound as a stand-alone sound card (dedicated sound card). However, because it is integrated with the motherboard, of course the price is much cheaper. Stand-alone sound card (dedicated sound card) is not embedded on the motherboard directly but must be installed via an expansion slot on the motherboard. The sound card of this type have some upgrades or additional features that can produce sound with high quality (clear and sharp). Related to the price, which is a stand-alone sound card has a price that is much more expensive.

At the rear there is a sound card connections (port or jack) audio with a few different colors and symbols of the connectors on the side of each connection. The color of the connector is generally the standard colors and have been used widely, but some brands may sound card uses a different color. Here are some connections on the back of a sound card:
  •         Digital out (white or yellow with the word "digital out"), used to send Dolby Digital or DTS surround sound as an encrypted digital audio stream to a home theater system or digital speaker system.
  •         Sound in or line in (blue and arrow symbol pointing wave). This connection is used for external audio sources such as tape recorders, record players and CD players.
  •         Microphone or Mic (pink and microphone symbol). This connection is used for microphone or headphone.
  •         Sound out or line out (green and arrow symbol pointing out the waves). Is the main voice connections for speakers or headphones. The sound card in this example also has a second connection (black) and the third (orange).
  •         MIDI (gold color with a small hole 15). This connection is used to connect a musical instrument and can also function as a game port (joystick or gamepad).





Biasakan||Used to:
1.Comment
2.Like
3.Share

Reviewer: FajarYusuf.Com
ItemReviewed: Mengenal Soundcard || Recognize Soundcard

Wednesday, November 18, 2015

Berbagai Macam dan Jenis Speaker || Various and Type Speaker

Berbagai Macam dan Jenis Speaker || Various and Type Speaker

Berbagai Macam dan Jenis Speaker || Various and Type Speaker


       Kita tentu tahu yang namanya speaker aktif yang biasanya digunakan sebagai pengeras suara didalam ruangan. Sehingga suara yang dihasilkan bisa jadi lebih keras dan enak untuk didengar. Didalam speaker aktif tentu ada speaker pasif yang terintegrasi dengan power amplifier dalam sebuah box. Makanya untuk mengaktifkannya kita tidak perlu lagi menambahkan amplifier lagi.

Sering kita lihat bentuk dari speaker pasif ini ada yang bulat, lonjong bahkan corong. Ada yang menggunakan magnet ada juga yang menggunakan kumparan saja didalamnya. Selanjutnya kalau kita lihat dari jenis speaker pasif ini ada beberapa hal yang harus diketahui, diantaranya adalah:
Mengenal Berbagai Macam dan Jenis Speaker

  • Jenis-Jenis speaker dilihat berdasarkan frekwensi
1. Sub Woofer
Merupakan jenis speaker yang mampu menghasilkan frekwensi suara 20Hz - 200Hz, Sehingga kita dapat mendengarkan nada rendah atau full bass. Biasanya sub woofer dipasang pada speaker aktif komputer, speaker mobil, speaker aktif ruangan dan sebagainya. Untuk pemasangannya tentu membutuhkan box terpisah dengan speaker lainnya. Karena getaran yang dihasilkan cukup tinggi, makanya dibuatkan box tersendiri.

2. Woofer

Merupakan jenis Speaker yang dapat menghasailkan frekwensi rendah yaitu sekitar 40Hz - 1000Hz. Maka suara yang dihasilkan juga akan ngebass. Jenis ini banyak sekali kita temukan di hampir semua jenis speaker aktif ruangan. Jenis ini banyak sekali dijual ditoko-toko elektronik. Disamping itu speaker ini memiliki ukuran yang bermacam-macam, misalnya 4 Inch, 6 Inc, 8 Inc, 10 Inc, 12 Inc dan sebagainya. Untuk hasil suara yang bagus tentu harus dipasang pada box dan biasanya digabung dengan midrange dan tweeter.

3. Midrange
Jenis speaker ini mampu menghasilkan frekwensi menengah sekitar 500Hz - 5000Hz. Oleh sebab itu suara yang dihasilkan terdengar jelas seperti suara kita. Biasanya jenis ini banyak kita temukan pada speaker aktif 3 way.

4. Tweeter
yaitu jenis speaker yang menghasilkan frekwensi sekitar 5000Hz-20.000Hz. Sehingga suara yang dihasilkan akan sedikit melengking. Hampir semua speaker aktif juga dipasang jenis ini agar bunyi seperti melodi gitar, angklung bahkan kaca pecah bisa terdengar dengan jelas. Selain itu speaker jenis ini tanpa menggunakan box juga sudah bisa berfungsi dengan baik.

5. Full range
Merupakan jenis speaker yang mampu menghasilkan nada rendah, menengah maupun tinggi. Oleh sebab itu jenis ini sering digunakan untuk speaker sound system atau luar ruangan. Karena suara yang dihasilkan dapat terdengar dikejauhan. Untuk ukurannya juga bervariasi seperti 10 inch, 12 inc, 15 inc, bahkan 18 inc.

Sering kita mendengar atau membaca adanya speaker 2 way atau 3 way. Lalu apa perbedaan speaker 2 way dan 3 way?

Speaker 2 way merupakan speaker yang memiliki 2 sistem frekwensi rendah dan tinggi. Untuk itu dalam pemasangannya kita bisa menggunakan jenis speaker woofer dan tweeter. Speaker 3 way berarti memiliki 3 jenis frekwensi yakni rendah, menengah dan tinggi. Sehingga lebih lengkap dan mampu menghasilkan audio frekwensi sekitar 20Hz - 20KHz.

Semoga sedikit artikel ini bisa bermanfaat buat anda.


      We certainly know the name of the active speakers that are usually used as a loudspeaker in a room. So that the resulting sound can be louder and pleasant to hear. In the active speaker is certainly no passive integrated speakers with power amplifier in a box. Consequently, to enable it we no longer need to add an amplifier again.

Often we see the form of passive speakers, there are round, oval and even funnel. Some use magnets some are using coils alone in it. Furthermore, if we look from the type of passive speakers are some things that should be known, which are:
Various recognize and Type Speaker
  •     Types of speakers seen by frequency
1. Sub Woofer
Is the type of speaker that is capable of producing sound frequency of 20Hz - 200Hz, so that we can listen to the low tones or full bass. Usually the sub woofer is installed on a computer powered speakers, car speakers, active speaker room and so on. For installation would require a separate box with the other speakers. Because the vibrations produced quite high, so made a separate box.

2. Woofer
Is the type of speakers that can menghasailkan low frequency is around 40Hz - 1000Hz. Then the resulting sound will also ngebass. This type more once we find in almost all types of active speakers of the room. This kind of a lot of electronics sold in stores. Besides, these speakers have the size vary, for example, 4-inch, 6 Inc, 8 Inc., 10 Inc., 12 Inc. and so on. For a good sound result must necessarily be installed on the box and is usually combined with midrange and tweeter.

3. Midrange

This type of speaker is capable of producing intermediate frequency of about 500Hz - 5000Hz. Therefore, the resulting sound audible as our voice. Usually this kind we find in the 3-way active speaker.

4. Tweeter
the type of speakers that produce a frequency around 5000Hz-20.000Hz. So that the resulting sound will be slightly shrill. Almost all the active speaker is also installed this kind that sounds like a guitar melody, angklung even broken glass could be heard clearly. Besides speakers of this type without using box also been able to function properly.

5. Full range

Is the type of speaker that is capable of producing a low, medium or high. Therefore, this type is often used for the speakers or outdoors. Because of the resulting sound can be heard distant. For its size also varies as 10 inch, 12 inc, inc 15, even 18 inc.

Often we hear or read the speaker 2 way or 3 way. Then what is the difference speaker 2 way and 3 way

2 way speaker is a speaker which has two systems of low and high frequencies. For that we can use in the installation of speakers woofer and tweeter. Speaker 3 way meant to have 3 types of frequencies that low, medium and high. So that a more complete and capable of producing audio frequencies around 20Hz - 20KHz.

Hopefully some of these articles can be useful for you.




Biasakan||Used to:
1.Comment
2.Like
3.Share

Reviewer: FajarYusuf.Com
ItemReviewed: Berbagai Macam dan Jenis Speaker || Various and Type Speaker

Tuesday, November 17, 2015

Musik Menentukan Karakter Manusia || Music Determine Human Character

Musik Menentukan Karakter Manusia || Music Determine Human Character

       Musik adalah gambaran dari jiwa seseorang yang dituangkan melalui bunyi atau ritme " (Pano Banoe).
Musik juga merupakan bahasa universal yang mampu dipahami oleh semua orang, tidak  perduli apa bahasa yang digunakan oleh sebuah lagu tersebut.

Kepribadian seseorang ternyata dapat dilihat dari genre musik yang paling disukainya.
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Profesor Adrian North dari Heriot Watt University, Edin Bugh, Inggris. North adalah seoran ahli psikologi musik.

Telah dilakukan survey terhadap 36.000 orang dari 60 negara dengan selera musik yang berbeda-beda, kemudian selera musik tersebut dihubungkan dengan kepribadian yang dimiliki oleh para responden tersebut. Hasilnya bahwa jenis musik tertentu memang mewakili sebagian besar tipe karakter.

Sebelum membahas jenis musik dan tipe karakter, kita harus mengetahui terlebih dahulu pengertian dari genre musik.

 Genre musik adalah pengelompokan musik sesuai dengan kemiripan satu sama lain. Musik dapat dikelompokan sesuai dengan kriterianya. Misal : geografi. Sebuah genre dapat didefinisikan oleh tehnik musik, gaya, konteks dan tema musik.

Pengelompokan secara aliran atau gaya, seperti :

1. Musik klasik
Biasanya merujuk pada musik klasik Eropa, tetapi ada juga musik klasik Persia, India dan lain-lain. Kebanyakan berbentuk instrumental.

2. Musik jazz
Jenis musik ini tumbuh dari penggabungan blues, ragtime musik Eropa terutama musik band beberapa subgenre. Jazz adalah Dix Island, Free Jazz, smooth jazz & caf jazz.

3. Musik blues
Blues berasal dari masyarakat Afro-Amerika yang berkembang dari musik Aftika barat. Jenis ini kemudian mempengaruhi banyak genre musik pop saat ini termasuk Rag time, jazz, big band, rhythm and blues, rock and roll, contry, musik pop.

4. Musik rock
Dalam pengertian paling luas meliputi hampir semua musik pop, sejak awal tahun 1950 an. Bentuk paling awal dari rock & roll adalah perpaduan berbagai genre. Di akhir tahun 1940 an musisi seperti Berry, Bill Haley, Buddy Holley dan Elvis Presley. Pada tahun 1960 muncul beberapa group musik dari Inggris yaitu  The Beatles, yang kemudian menjadi populer.

5. Musik Rap
Musik rap atau hip hop dapat dianggap  subgenre R&B. Dimulai awal tahun 1970 an dan tahun 1980 an musik ini mulai berkembang dipantai timur AS disebut East Coast Hip Hop. Pada sekitar tahun 1992 musik hip hop dari pantai barat mulai terkenal dengan nama West Coast Hip Hop.

6. Musik country

Musik tradisional country dipengaruhi oleh blues, dan berkembang dari budaya Amerika kulit putih terutama dikota Nask Ville. Beberapa artis country awal adalah Merle Haggard dan Buck Owens.

7. Musik reggae

Musik reggae adalah perpaduan dari musik R&B dan musik tradisional mento dari Jamaika muncul ska, kemudian berkembang menjadi reggae dan dub.

8. Musik Funk
Musik funk adalah sebuah aliran musik yang mengandung unsur musik tarian Afrika-Amerika.
Umumnya musik funk dapat dikenali dari ritme yang sering terpotong, singkat. Bunyi gitar, ritme yang tajam, perkusi dan dominan, pengaruh jazz yang kuat.

  Hasil survey menunjukkan bahwa jenis musik atau genre mewakili tipe karakter seseorang, sebagai berikut :

1. Musik klasik
Apabila kita menyukai musik klasik seperti Bethoven, maka kita termasuk orang yang mempunyai harga diri, kreatif, tetapi agak sedikit tertutup pada lingkungan sekitar.

2. Musik jazz

Apabila kita menyukai musik seperti Antonios'Song (The Rainbow) - Michael Franks berarti kita termasuk orang yang kreatif, yang menghargai diri sendiri, outgoing dan santai.

3. Musik blues
Apabila menyukai musik seperti BB king - Since I met you baby, kita termasuk orang yang kreatif, mencintai diri sendiri (tetapi bukan narsis), mudah bergaul dan cenderung easy going dalam menghadapi banyak hal.

4. Musik rap
Apabila menyukai musik seperti Iwa K - Melayang, maka kita termasuk orang yang mudah bersosislisasi dan penuh kebanggaan.

5. Musik rock
Apabila menyukai musik seperti Black dog - Led Zeppelin, maka kita termasuk orang yang memiliki kepribadian yang cukup sensitif, mempunyai jiwa kreatif dan santai, kurang menyukai kerja keras dan sedikit sulit bersosialisasi.

6. Musik country
Apabila menyukai musik seperti Take me home - John Denver, maka kita termasuk orang yang mempunyai pribadi yang pekerja keras dan mudah bergaul.

7. Musik reggae
Apabila menyukai musik seperti Bob Marley - No Woman No Cry, maka kita termasuk orang yang mempunyai kretifitas tinggi, sensitif, santai, mudah bersosialisasi tetapi santai dalam menghadapi hidup.

8. Musik dance
Apabila menyukai musik seperti Get down on it -  Kool & the going, maka kita termasuk orang yang suka beriteraksi dalam bergaul, mempunyai kreatifitas tinggi, kurang lembut dan cenderung lugas.

Termasuk genre musik manakah yang paling kita sukai, maka otomatis kita akan mempunyai kepribadian yang hampir sama dengan uraian diatas.


      Music is a picture of a person's soul that poured through sound or rhythm "(Pano Banoe).

Music is a universal language that is able to be understood by everyone, no matter what language is used by a song.

Turns one's personality can be seen from the genre of music he likes.

A study carried out by Professor Adrian North of Heriot Watt University, Edin clunk, England. North is seoran psychologists music.

Has conducted a survey of 36,000 people from 60 countries with musical tastes different, then the musical tastes associated with personality possessed by these respondents. The result is that certain types of music does represent most types of characters.

Before discussing the type of music and the type of character, we must know in advance the understanding of the genre of music.

 Genre of music is the music grouping according to similarity to one another. Music can be classified according to the criteria. Example: geography. A genre can be defined by the technique of music, style, context and theme music.

Grouping in the flow or style, such as:

1. Classical music

Usually refers to European classical music, but there are also classical music Persia, India and others. Mostly instrumental form.

2. Jazz
This kind of music grew from the merger of blues, ragtime European music, especially music band several subgenres. Jazz is the Dix Island, Free Jazz, smooth jazz and jazz caf.

3. Music blues

Blues come from the African-American community that evolved from Aftika western music. This type is then influenced many genres of pop music today including Rag-time, jazz, big band, rhythm and blues, rock and roll, contry, pop music.

4. Rock music

In the most broad sense covering almost all pop music, since the early 1950s. The earliest form of rock and roll is a blend of various genres. In the late 1940's musicians such as Berry, Bill Haley, Buddy Holley and Elvis Presley. In 1960 appeared some of the British music group called The Beatles, which became popular.

5. Music Rap

Rap or hip-hop music can be considered a subgenre of R & B. Beginning early 1970s and 1980s this music started to develop the east coast of the United States called the East Coast Hip Hop. At about 1992 hip hop from the west coast to fame under the name of West Coast Hip Hop.

6. Country music

Traditional country music influenced by blues, and growing of white American culture, especially in the city of Ville Nask. Some early country artists are Merle Haggard and Buck Owens.

7. Music reggae

Reggae music is a blend of R & B music and the traditional music of Jamaican mento ska emerged, later evolved into reggae and dub.

8. Music Funk
Funk is a flow of music that contains elements of African-American dance music.
Funk music generally can be identified from the rhythm often truncated, short. The sound of the guitar, sharp rhythm, percussion and dominant, strong jazz influence.

  The survey shows that the type of music or genre represents the type of a person's character, as follows:

1. Classical music

If we liked classical music such as Beethoven, then we are people who have self-esteem, creative, but somewhat closed to the surrounding environment.

2. Jazz
If we like the music like Antonios'Song (The Rainbow) - Michael Franks means we include people who are creative, who respect themselves, outgoing and relaxed.

3. Music blues
If love music like BB King - Since I met you baby, we are people who are creative, love yourself (but not narcissistic), sociable and tend to be easy going to face a lot of things.

4. Rap
If love music like Iwa K - Levitating, then we are people who easily bersosislisasi and pride.

5. Rock music
If love music like Black Dog - Led Zeppelin, then we are people who have a personality that is quite sensitive, have a creative spirit and relaxed, less like hard work and a little difficult to socialize.

6. Country music

If love music like Take me home - John Denver, then we include people who have personally hardworking and sociable.

7. Music reggae
If love music like Bob Marley - No Woman No Cry, then we are people who have high creativity, sensitive, relaxed, sociable but relaxed in the face of life.

8. Music dance
If love music like Get down on it - Kool & the going, then we are people who like interact in the mix, have high creativity, less soft and tend to be straightforward.

Which genre of music including the most we like, then automatically we will have a personality similar to the description above.








Biasakan||Used to:
1.Comment
2.Like
3.Share

Reviewer: FajarYusuf.Com
ItemReviewed: Musik Menentukan Karakter Manusia || Music Determine Human Character

Wednesday, November 11, 2015

STRUKTUR MUSIK || STRUCTURE OF MUSIC

STRUKTUR MUSIK || STRUCTURE OF MUSIC

STRUKTUR MUSIK || STRUCTURE OF MUSIC




     Struktur musik merupakan unsur-unsur maupun prinsip-prinsip yang mendukung terbentuknya suatu musik. musik  merupakan sebuah struktur yang terbentuk dari beberapa bagian.

IRAMA

Irama musik ditentukan oleh panjang pendek dan tinggi rendahnya nada serta pola-pola dalam birama. Dibawah ini akan dijelaskan pengertian nada, tempo, intensitas nada serta warna nada (timbre).



1. Nada
Tinggi rendahnya bunyi disebut sebagai nada. Dalam kegiatan musik nada memiliki peranan yang sangat besar, sebab nada memberi begitu banyak kemungkinan, baik untuk disusun, dipadukan maupun dikembangkan dan divariasikan. Nada memiliki sifat-sifat sebagai berikut :

  
a. Tinggi Nada (pitch)

Tinggi nada berkaitan dengan frekuensi atau banyaknya getaran tiap detik. Semakin besar frekuensinya maka semakin tinggi nada tersebut. Setiap nada mempunyai frekuensi tertentu, nada yang dibunyikan harus memiliki pitch yang tepat sehingga suara terdengar pas dan tidak sumbang.

b. Tempo 

Tempo berarti Waktu; kecepatan; kecepatan dalam ukuran langkah tertentu. Menurut Allen Winold di dalam bukunya yang berjudul Introduction to MUSIC THEORY, mengatakan bahwa tempo adalah kecepatan beat di dalam musik. Tempo menggunakan ukuran jumlah ketukan dalam satu menit, atau beat per minute (bpm). Terdapat beberapa macam tempo yang digunakan di dalam musik, dikelompokkan menjadi Tempo Pelan (Slow Tempos), Tempo Sedang (Moderat Tempos), dan Tempo Cepat (Fast Tempos). 

Tempo Pelan atau Slow Tempos, memiliki kecepatan antara 58 - 63 langkah/beatsetiap menit. Beberapa jenis tempo yang termasuk tempo pelan adalah largo, lento, adagio, dan grave. Tempo Sedang atau Moderate Tempos, memiliki kecepatan antara 88 - 96 langkah/beat setiap menit. Beberapa tempo yang termasuk tempo sedang adalah andante dan moderato. Tempo Cepat atau Fast Tempos, memiliki kecepatan di atas 100 langkah/beat setiap menit.


c. Intensitas Nada (Dinamik)

Intensitas nada atau dinamik ialah keras lembutnya bunyi suatu nada, hal ini tergantung pada lebarnya getaran bunyi serta sifatnya relatif. Intensitas nada akan mempengaruhi suasana lagu tersebut. Ada dua istilah pokok intensitas nada yaitu forte yang berarti kuat dan piano yang berarti lembut.

Nada yang terdengar keras di dalam ruangan belum tentu keras bila terdengar di stadion, keras lemahnya suatu nada tergantung pada selera pribadi. Nada yang sudah terdengar keras bagi seseorang mungkin masih belum cukup keras bagi orang lain.

d. Warna Nada (Timbre) 

 
Warna nada ialah jenis suara yang dihasilkan. Warna nada tergantung pada jenis sumber bunyi, resonator (ruang gema) dan cara memainkan sumber bunyinya. Sebagai contoh suara gitar akustik yang menggunakan senar nylon warna nadanya berbeda dengan gitar akustik yang menggunakan senar logam.

2. Tangga Nada

Tangga nada terdiri dari nada-nada yang bertingkat-tingkat tingginya. Antara nada-nada tersebut terdapat jarak tertentu. Ada yang berjarak 1/2, 1, 11/2 dan 2. Jarak inilah yang nantinya menentukan kemungkinan variasi nada dan jenis tangga nada. Ada dua macam tangga nada dalam seni musik, yaitu tangga nada diatonis dan pentatonis

a. Tangga Nada Diatonis

Tangga nada ini terdiri dari tujuh buah nada yang berjarak 1 dan 1/2 nada. Tangga nada ini terbagi dalam dua kelompok yaitu Diatonis Mayor dan Diatonis Minor


Perbedaan tonalitas tangga nada mayor dan minor terdengar jelas bila digunakan dalam musik. Tangga nada diatonis mayor memberikan kesan riang dan bersemangat, sedangkan tangga nada diatonis minor memberikan kesan murung dan kurang bersemangat.

b. Tangga Nada Pentatonis

Pentatonis berasal dari kata penta yang artinya lima dan tone yang artinya nada, jadi tangga nada pentatonis hanya terdiri dari lima nada pokok. Nada-nada dalam tangga nada pentatonis tidak dilihat berdasarkan jarak nada, melainkan berdasarkan urutannya dalam tangga nada.
Tangga nada pentatonik ditemukan di seluruh dunia: dalam tuning krar di Ethiopia dan gamelan di Indonesia, juga pada melodi dari lagu spiritual Afrika-Amerika. Tangga nada pentatonik pada umumnya digunakan pada musik tradisional di Indonesia misalnya pada musik gamelan.

Pada musik gamelan terbagi atas dua tangga nada yaitu pelog dan slendro. Tangga nada pelog cenderung memberikan perasaan tenang, hormat dan memuja sedangkan tangga nada slendro bersifat riang gembira dan bersemangat.


3. Pulsa dan Pola Irama

Ketika kita mendengar sebuah musik baik itu musik rock, reggae, blues, pop maupun tradisional, secara tidak sadar mungkin kita akan mengikuti ketukannya dengan mengetuk ujung kaki pada lantai, menggerak-gerakkan kepala, menepukkan tangan pada paha dan sebagainya. Ketukan ini memiliki durasi tertentu yang besarnya sama, konstan dan teratur. Ketukan dasar lagu dengan panjang durasi yang tetap ini dinamakan pulsa.
Sedangkan bila ketukan tersebut memiliki durasi yang panjangnya tidak sama tetapi konsisten dan berulang-ulang dengan pola tertentu, maka ia dinamakan sebagai irama
Pola irama terbentuk dari berbagai alat musik ritmis, tetapi juga alat musik melodis.

4. Birama

Tanda Birama atau disebut juga time signature adalah tanda untuk menentukan jumlah hitungan dan nilai setiap hitungan pada setiap birama.Tanda birama ditempatkan pada awal musik. berisi dua angka dimana angka yang satu diletakkan sebelum angka yang lainnya. Angka yang di atas menunjukkan jumlah ketukan pada setiap ruas birama. Angka yang di bawah merupakan satuan nilai not yang dijadikan patokan tempo, misalnya tanda birama 4/4 dapat kita artikan bahwa dalam satu birama terdapat 4 not 1/4. Untuk tanda birama 2/4 berarti  dalam satu birama terdapat 2 not seperempat dst.

Contoh Tanda Birama :

1. Birama 4/4


Tanda Birama 4/4 ialah birama yang paling umum digunakan di hampir setiap genre musik. Ini berarti setiap birama ada empat hitungan dan setiap hitungan bernilai seperempat atau empat not seperempat dalam setiap birama.

2. Birama 3/4


Tanda birama 3/4 berarti setiap birama ada tiga hitungan dan setiap hitungan bernilai seperempat atau ada tiga not seperempat dalam setiap birama. 

3. Birama 6/8


Tanda birama 6/8 berarti setiap birama ada enam hitungan dan setiap hitungan bernilai seperdelapan atau ada 6 not 1/8 yang menjadi patokan tempo.

4. Birama 2/4


Tanda birama 2/4  berarti setiap birama ada dua hitungan dan setiap hitungan bernilai seperempat atau ada dua not seperempat dalam setiap birama.



Berikut ini tanda garis birama, dalam bahasa inggris disebut barline

C. INSTRUMEN MUSIK

1. Instrumen Melodis
Instrumen melodis ialah alat musik yang digunakan untuk memainkan rangkaian nada-nada atau melodi sebuah lagu. Misalnya gitar, biola, kecapi, keyboard, angklung, calung, kolintang dan lain-lain.

2. Instrumen Ritmis
Instrumen ritmis merupakan alat musik yang dalam permainannya memberikan irama atau ritme tertentu, hal ini berkaitan dengan ketukan (pulsa) dan birama.
Contoh alat musik ritmis ialah drum, jimbe, rebana, gong, kempul, tifa, kendang, tamborin, marakas dan lain-lain.




     A musical structure elements and principles that support the formation of a musical. music is a structure formed of several parts.

RHYTHM

Music rhythm is determined by the length of the short and high and low tones and patterns in bars. Below is described the sense of tone, tempo, intensity of tone and color tone (timbre).

 

1. Tone

High or low sound called a tone. In the normal tone music has a very big role, because the tone gives so many possibilities, both for structured, integrated and developed and varied. Nada has the following properties:

a. High Tone (pitch)


High tone with regard to the frequency or number of vibrations per second. The greater the frequency, the higher the tone. Each tone has a certain frequency, the tone is sounded must have the proper pitch so that the voice sounded fit and not discordant.

b. Tempo

Tempo mean time; speed; speed in a particular step size. According to Allen Winold in his book Introduction to MUSIC THEORY, said that the tempo is the speed of the beat in music. Tempo uses the size of the number of beats in one minute, or beats per minute (bpm). There are several kinds of tempos used in music, grouped into Tempo Slow (Slow Tempos), Tempo Medium (Moderate Tempos), and Fast Tempo (Fast Tempos).

Slowly or Slow tempo Tempos, has a speed of between 58-63 steps / beatsetiap minutes. Several types slow tempo, including tempo is largo, lento, adagio, and the grave. Moderate or Moderate tempo Tempos, has a speed of between 88-96 steps / beat per minute. Several tempo which includes tempo is andante and moderato. Sooner or Tempos Fast tempo, has a speed of 100 steps / beat per minute.


 
c. Intensity Tone (Dynamic)

Intensity is loud tone or dynamic soft sound of a tone, it depends on the width of the sound and the vibration is relative. Tone intensity will affect the atmosphere of the song. There are two basic terms, namely the tone intensity, which means a strong forte and piano which means soft.




Tone that sounded loud in the room is not necessarily hard when heard in the stadium, the weakness of a tone loud depending on personal taste. Tones that already sounds hard for a person may still not loud enough for others.

d. Colour Tone (Timbre)

The color tone is the type of sound produced. Color tone depending on the type of the sound source, the resonator (echo chamber) and how to play the sound source. For example, the sound of an acoustic guitar that uses a different tone color nylon string acoustic guitar that uses metal strings.



2. Ladder Tone

Scales consist of tones stratified height. Among these tones are a certain distance. There is within 1/2, 1, 11/2 and 2. The distance is what will determine the possible variations of tone and the type of scales. There are two kinds of scales in the art of music, the diatonic scales and pentatonic

a. Stairs tone diatonic



These scales consist of seven tones within 1 and 1/2 tone. These scales are divided into two groups: diatonic Major and Minor diatonic

Differences in tonality, major and minor scales sound clear when used in music. Major diatonic scales give the impression of a carefree and upbeat, while the minor diatonic scales give the impression moody and less vibrant.

b. Nada stairs Pentatonic
Pentatonic derived from the word penta meaning five and a tone that means tones, so the only pentatonic scales consists of five basic tones. The tones in pentatonic scales are not seen by the distance tone, but based on the sequence in the scales.


Pentatonic found worldwide: the tuning krar in Ethiopia and gamelan in Indonesia, also the melody of the African-American spiritual song. Pentatonic generally used in traditional music in Indonesia for example the gamelan music.

At gamelan music is divided into two scales, namely pelog and slendro. Pelog scales tend to give a feeling of calm, respect and adore slendro while the scales are chirpy and eager.


3. Pulse and Pattern Rhythm

When we hear a good music was rock, reggae, blues, pop and traditional, unconsciously perhaps we will follow his knock by tapping the toe on the floor, moving his head, clasped his hands on the thighs and so on. This beats having a certain duration of the same amount, constant and regular. Basic beats long track with a fixed duration is called pulse.

Meanwhile, when the knock has a duration which is not the same length but consistent and repetitive with a certain pattern, then it was named as the rhythm

Rhythm patterns formed from a variety of rhythmic musical instruments, but also tuned instrument.

4. bars
Time signature or time signature is also called the mark count to determine the number and value of each count on each birama.Tanda bars are placed at the beginning of the music. contains two numbers where the numbers one put before the other numbers. The top number indicates the number of beats in each segment bars. The bottom number is the unit that is used as a benchmark note values ​​due, for example, 4/4 time signature can we interpret that in the bars are 4 1/4 note. For a 2/4 time signature means in the bars are 2 quarter notes and so on.

Examples of time signature:

1. 4/4 time signatures

4/4 time signature is the most commonly used time signatures in almost every genre of music. This means that every four-bar count and each count is worth a quarter or four quarter notes in any bars.

2. bars 3/4



3/4 time signature means there are three bars each count and each count is worth a quarter or three quarter notes in any bars.

3. 6/8 time signatures


6/8 time signature means there are six bars each count and each count is worth one-eighth or not there are 6 1/8 as a standard tempo.

4. 2/4 time signatures

2/4 time signature means there are two bars each count and each count is worth a quarter or two quarter notes in any bars..

Here is a sign barlines, in English called barline

C. MUSICAL INSTRUMENTS

1. melodic instruments


Melodic instrument is an instrument used to play a series of tones or melody of a song. For example, guitars, violins, harps, keyboards, angklung, calung, kolintang and others.

 
2. Instruments rhythmic
Rhythmic instrument is a musical instrument in his game gives rhythm or a particular rhythm, it relates to the beat (pulse) and bars.

Examples of rhythmic musical instrument is the drums, jimbe, tambourines, gongs, kempul, drums, drum, tambourine, maracas and others.





Biasakan||Used to:
1.Comment
2.Like
3.Share

Reviewer: FajarYusuf.Com
ItemReviewed: STRUKTUR MUSIK || STRUCTURE OF MUSIC

TENTANG SITUS

SITUS INI ADALAH SITUS INFO GAME TERBARU DAN JUGA SITUS PEMBELAJARAN PEMROGRAMAN DAN JUGA PEMAHAMAN TERHADAP TEKNOLOGI KOMPUTER. KALIAN BISA MENGIKUTI PEMBELAJARAN PEMROGRAMAN DENGAN BERTAHAP PADA MATERI YANG SUDAH SAYA SEDIAKAN, JIKA ADA MATERI YANG MEMBINGUNGKAN SILAKAN LAKUKAN KOMENTAR PADA MATERI YANG ANDA TANYAKAN ATAU KALIAN BISA MENGHUBUNGI SAYA DIHALAMAN KONTAK.